Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tak mampu menyembunyikan kejengkelannya saat merespons ramainya tudingan miring tentang bandara khusus yang berlokasi di Kawasan Industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Meski sambil tersenyum, namun bahasa tubuhnya tak bisa berbohong. Jokowi jengkel dirinya disudutkan disebut sebagai pejabat yang meresmikan bandara 'siluman' yang diduga beroperasi tanpa adanya pengawasan dari aparat negara, seperti tidak adanya petugas bea cukai hingga imigrasi.
Ia mengaku sudah terbiasa disudutkan dengan berbagai berita negatif yang beredar di masyarakat.
"Ya, semua hal yang enggak baik, kan, ditariknya ke saya," kata Jokowi melempar senyum tipis saat dijumpai di Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/11).
Jokowi membantah tuduhan yang kian menggerus nama baiknya. Yang benar kata Jokowi, saat menjabat presiden ia meresmikan Bandara Morowali milik pemerintah pada 23 Desember 2018, dimana sejauh ini bandara tersebut beroperasi secara normal dan tidak ada masalah.
"Saya enggak pernah meresmikan bandara IMIP di Morowali. Enggak, enggak pernah," tegas mantan gubernur DKI Jakarta itu.
"Seingat saya yang saya resmikan adalah Bandara Maleo di Morowali. Itu yang membangun pemerintah. Kalau yang IMIP itu, saya kira, miliknya swasta," ungkapnya lebih detail.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti aktivitas di Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah yang katanya ilegal.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































