CNN Indonesia
Kamis, 05 Mar 2026 06:15 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa ciri-ciri orang dengan IQ rendah yang bisa diperhatikan dalam keseharian. (iStockphoto/champpixs)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tingkat kecerdasan atau IQ sering dikaitkan dengan cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, hingga merespons berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam keseharian seseorang, beberapa kebiasaan sederhana bisa mencerminkan bagaimana seseorang memproses informasi, belajar dari pengalaman, dan memahami orang lain.
Berikut sejumlah perilaku yang kerap dikaitkan dengan rendahnya kemampuan berpikir kritis atau kecerdasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Jarang membaca atau belajar hal baru
Dikutip dari Your Tango, membaca bukan hanya soal menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir dan memperluas sudut pandang. Orang yang jarang membaca atau tidak tertarik mempelajari hal baru biasanya memiliki wawasan yang lebih terbatas.
2. Kurang rasa ingin tahu
Orang yang kurang punya rasa ingin tahu biasanya lebih nyaman berada dalam rutinitas yang sama dan jarang terdorong untuk mencari pengetahuan baru.
3. Sulit menerima kritik
Masukan atau kritik sebenarnya bisa menjadi cara untuk berkembang. Namun, sebagian orang justru langsung merasa tersinggung atau defensif ketika menerima kritik.Sikap seperti ini dapat membuat seseorang sulit belajar dari kesalahan.
4. Terlalu yakin dengan kemampuan sendiri
Ada kalanya seseorang merasa dirinya sudah cukup tahu sehingga tidak perlu lagi belajar dari orang lain. Sikap terlalu percaya diri tanpa didukung pengetahuan yang cukup sering membuat seseorang sulit melihat kekurangan dirinya.
Akibatnya, mereka cenderung menolak saran atau pendapat yang berbeda.
5. Sering mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan dampaknya
Orang yang memiliki kemampuan berpikir baik biasanya akan mempertimbangkan konsekuensi sebelum mengambil keputusan.
Sebaliknya, keputusan yang dibuat secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan dampaknya bisa menjadi tanda kurangnya kemampuan berpikir secara matang.
6. Mudah percaya informasi tanpa memeriksa kebenarannya
Di era media sosial, informasi bisa datang dari mana saja. Namun, tidak semua informasi dapat dipercaya.
Orang yang jarang memeriksa sumber informasi atau mudah mempercayai kabar yang belum jelas kebenarannya biasanya memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih rendah.
7. Sulit mengendalikan emosi
Mengutip dari Times Life, kecerdasan tidak hanya berkaitan dengan logika, tetapi juga kemampuan mengelola emosi. Orang yang mudah marah, tersinggung, atau bereaksi berlebihan terhadap masalah kecil biasanya memiliki kecerdasan emosional yang kurang baik.
Kemampuan mengendalikan emosi penting untuk menjaga hubungan sosial yang sehat.
8. Sering memotong pembicaraan orang lain
Dalam percakapan, kemampuan mendengarkan sama pentingnya dengan berbicara. Orang yang sering memotong pembicaraan atau tidak memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya dapat menunjukkan kurangnya kesadaran sosial.
9. Menghindari tantangan atau hal baru
Belajar dan berkembang sering kali membutuhkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Orang yang selalu menghindari tantangan biasanya memiliki kesempatan lebih sedikit untuk berkembang secara intelektual.
10. Cara berpikir terlalu kaku
Pola pikir yang kaku membuat seseorang sulit menerima sudut pandang baru. Mereka cenderung melihat sesuatu hanya dari satu sisi dan sulit berdiskusi secara terbuka.
Padahal, kemampuan memahami berbagai perspektif merupakan bagian penting dari kecerdasan.
(anm/asr)

3 hours ago
3

















































