Jakarta, CNN Indonesia --
Basarnas berhasil mengangkat sisa tiga korban yang sempat terjebak di dalam gerbong KRL tabrakan di Stasiun Bekasi Timur. Ketiganya berhasil di evakuasi pagi ini.
"Barusan yang terevakuasi 3. Kita hanya menyerahkan ke tim medis," jelas Kabasarnas Mayjen M Syafii kepada wartawan di lokasi, Selasa (28/4).
Syafii belum bisa memastikan apakah masih ada korban tersisa di dalam rangkaian. Basarnas masih terus memastikan terkait kepastian seluruh korban telah di evakuasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita belum bisa memastikan tapi yg pasti sudah barusan. Tiga hidup sudah berhasil kita evakuasi.vKita akan meyakinkan apakah ada sisa korban di dalam kereta," imbuhnya.
Update terbaru mencatat tujuh penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Sekitar 81 orang mengalami luka.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin memastikan tidak ada petugasnya yang menjadi korban dalam kecelakaan kereta KA Argo Bromo vs KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
"Untuk korban dari KAI tidak ada," kata Bobby dalam jumpa pers, Selasa..
Proses evakuasi, kata Bobby, berlangsung cukup lama. Dia menyebut sudah hampir 8 jam lebih petugas melakukan evakuasi.
"Evakuasi ini terus terang cukup lama selama kurang 8 jam dan kita lakukan hati-hati sekali," tuturnya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.
Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkap korban yang selamat dari kecelakaan ini bisa berkomunikasi dengan baik. Dia menyebut tim medis siaga untuk selalu mendampingi korban.
"Untuk korban yang saat ini masih dalam kondisi hidup Alhamdulillah masih bisa berkomunikasi dengan baik sehingga dari medis selalu mendampingi untuk memberikan tindakan tindakan setiap ada perubahan," ujarnya.
Sebelumnya kecelakaan kereta KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam sekitar pukul 20.55 WIB.
Baca selengkapnya di sini.
(isn/tim/isn)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
1














































