8 Tanaman Hias yang Bantu Serap Lembap dan Cegah Jamur di Rumah

10 hours ago 2

8 Tanaman Hias yang Bantu Serap Lembap dan Cegah Jamur di Rumah

Rumah yang terasa lembap bukan hanya bikin tidak nyaman, tetapi juga bisa memicu munculnya jamur dan bau apek. Chriss Bonnett dari Gardening Express menjelaskan bahwa jamur di dalam rumah berkembang karena kelembapan berlebih. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko mengganggu kesehatan serta merusak furnitur dan dinding rumah. Karena itu, penting untuk menjaga sirkulasi udara dan tingkat kelembapan tetap seimbang.

Selain menggunakan dehumidifier atau membuka ventilasi secara rutin, Insertizen juga bisa memanfaatkan tanaman hias sebagai solusi alami. Beberapa jenis tanaman diketahui mampu membantu menyerap kelembapan di udara sekaligus mempercantik ruangan. Berikut 8 tanaman hias yang bisa bantu serap lembap dan cegah jamur di rumah.

1. Pakis Boston (Nephrolepis exaltata)

Pakis Boston dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang efektif membantu mengurangi kelembapan di dalam ruangan. Tanaman ini mampu menyerap uap air melalui daunnya yang rimbun sekaligus membantu menekan penyebaran spora jamur di udara. Karena itu, pakis sering direkomendasikan untuk area yang rawan lembap seperti kamar mandi, dapur, atau ruang cuci.

Selain menyerap kelembapan, Pakis Boston juga membantu menyaring polutan seperti toluena yang umum ditemukan pada lem, tinta, dan produk pembersih rumah tangga. Paparan zat tersebut dalam jangka panjang bisa memicu gangguan pernapasan. Kehadiran pakis dapat membantu memperbaiki kualitas udara secara alami.


Tanaman ini tumbuh baik di tempat teduh dengan minim cahaya. Pakis menyukai kelembapan, tetapi tetap membutuhkan pot dengan drainase yang baik agar akarnya tidak membusuk. Penyemprotan air pada daun tanaman ini juga bisa membantu menjaga kesegarannya jika diletakkan di ruangan yang cenderung kering.

2. Lidah Buaya (Aloe vera)

Siapa yang tidak tahu lidah buaya? Lidah buaya bukan hanya bermanfaat untuk perawatan kulit, tetapi juga membantu menyerap kelembapan di dalam ruangan. Sebagai tanaman sukulen, Aloe vera mampu menyimpan air di dalam daunnya dan tetap bertahan di berbagai kondisi cuaca.

Tanaman ini cocok dengan iklim tropis yang panas dan lembap. Karena tidak memerlukan banyak air, perawatannya relatif mudah dan tidak berisiko cepat membusuk. Keunggulan ini membuat lidah buaya praktis ditempatkan di berbagai sudut rumah.

Meletakkannya di dekat jendela dapur atau area kamar mandi dapat membantu menstabilkan kelembapan sekaligus memberikan sentuhan hijau yang segar.

3. Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah mertua termasuk tanaman yang tahan banting dan mudah dirawat. Tanaman ini mampu menyerap kelembapan serta membantu mengurangi spora jamur dan tungau debu yang sering berkembang di lingkungan lembap.

Keunggulan lain dari tanaman ini adalah kemampuannya menghasilkan oksigen pada malam hari. Hal ini membuatnya cocok ditempatkan di kamar tidur untuk membantu menciptakan udara yang lebih segar dan nyaman.

Tanaman ini dapat bertahan dalam cahaya terang maupun redup serta tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Sifatnya yang adaptif menjadikannya salah satu pilihan terbaik untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah.

4. Anggrek (Orchidaceae)

Tanaman anggrek tidak hanya cantik, tetapi ternyata juga memiliki manfaat membantu menyerap kelembapan udara. Jenis anggrek tropis seperti Phalaenopsis sangat cocok dengan kondisi hangat dan lembap.

Tanaman ini dapat menyerap uap air, terutama jika ditempatkan di kamar mandi atau area yang sering terpapar uap. Perawatannya pun relatif sederhana selama mendapat cahaya terang tidak langsung dan sirkulasi udara baik. Meski harganya cenderung lebih tinggi, manfaat serta tampilannya membuat anggrek layak dipertimbangkan.

5. English Ivy (Hedera helix)

Tanaman english ivy dikenal efektif membantu mengurangi partikel jamur di dalam ruangan. Tanaman rambat ini bekerja dengan menyerap partikel di udara melalui daunnya yang lebat, sehingga membantu memperbaiki kualitas udara.

Sejumlah penelitian menunjukkan English ivy mampu menurunkan konsentrasi racun dari udara yang terkontaminasi jamur secara signifikan. Tanaman ini cocok ditempatkan di area dengan tingkat kelembapan 40 persen atau lebih tinggi.

English ivy menyukai cahaya terang sedang dan tidak membutuhkan sinar matahari langsung. Karena bersifat beracun bagi hewan peliharaan dan anak kecil, tanaman ini sebaiknya digantung di tempat yang aman dengan pot berdrainase baik.

6. Tanaman Palem (Areca, Lady, Reed Palm)

Beberapa jenis tanaman palem dalam ruangan dikenal efektif menyerap kelembapan udara. Dengan kemampuan tersebut, palem membantu mengurangi kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur.

Selain itu, palem juga membantu menyaring polutan udara di dalam rumah. Dengan bentuk daunnya yang lebar dan rimbun, tanaman ini dapat sekaligus mempercantik sudut rumah, termasuk kamar mandi atau ruang keluarga dengan sirkulasi udara terbatas.

Agar tumbuh optimal, palem sebaiknya diletakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung. Media tanam pun perlu dijaga tetap lembap, tetapi tidak sampai tergenang air. Gunakan pot dengan sistem drainase yang baik untuk mencegah akar membusuk dan memastikan tanaman tetap sehat.

7. Peace Lily (Spathiphyllum)

Peace lily termasuk tanaman yang banyak direkomendasikan untuk membantu mengurangi jamur di rumah. Daunnya yang lebar mampu menyerap kelembapan dari udara sekaligus menyaring spora jamur dan bakteri.

Tanaman ini juga dikenal efektif mengurangi formaldehida, yaitu salah satu senyawa kimia yang umum ditemukan pada produk rumah tangga. Dengan demikian, peace lily membantu menciptakan udara yang lebih bersih.

Peace lily tumbuh baik di tempat teduh dengan cahaya terang tidak langsung. Tanaman ini menyukai kondisi lembap seperti kamar mandi atau dapur, tetapi perlu ditempatkan di lokasi aman karena bersifat toksik bagi hewan peliharaan.

8. Lili Paris (Spider Plant)

Lili paris atau spider plant termasuk tanaman hias yang cukup populer karena kemampuannya membantu menjaga kualitas udara. Tanaman ini dapat menyerap partikel debu, spora jamur, serta sejumlah polutan ringan yang beredar di dalam ruangan.

Selain itu, lili paris juga dikenal melepaskan oksigen pada malam hari, sehingga cocok ditempatkan di kamar tidur. Tanaman ini relatif aman untuk rumah dengan anak-anak maupun hewan peliharaan, sehingga lebih fleksibel dalam penempatannya.

Perawatannya pun tidak rumit. Cukup siram secara rutin dan letakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung. Dengan perawatan sederhana, lili paris bisa menjadi pilihan praktis untuk membantu mengurangi kelembapan sekaligus memperindah interior rumah.

Itulah beberapa tanaman yang dapat membantu menyerap uap air dari udara, baik melalui daun maupun akarnya, sehingga bisa mengurangi risiko tumbuhnya jamur di dinding atau furnitur di area rumah. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk menjaga rumah tetap nyaman, Insertizen!

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi