CNN Indonesia
Jumat, 10 Apr 2026 06:30 WIB
KPop Demon Hunters memang memiliki daya magis hingga bisa populer. (Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
KPop Demon Hunters memang memiliki daya magis. Bukan hanya dari musik dan ceritanya yang bikin populer, tetapi kemagisan itu tersembunyi dalam senjata-senjata yang digunakan oleh Rumi, Mira, dan Zoey.
Hal itu diakui sendiri oleh kreator KPop Demon Hunters yang sengaja menyelipkan unsur mistik dalam senjata HUNTR/X yang terinspirasi dari alat-alat tradisional yang dipakai mudang atau dukun Korea.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan alat-alat yang biasa digunakan dukun Korea untuk HUNTR/X ini selaras dengan profesi sesungguhnya Rumi cs dalam film tersebut, memburu iblis.
Comic Book pada 7 Desember menyebut tim desain fokus memadukan elemen-elemen historis, seperti lonceng, pedang, dan belati dengan "sentuhan magis" agar sesuai dengan estetika bintang pop film tersebut.
"Saya selalu membayangkan senjata mereka dipenuhi energi musik yang berwarna-warni, berkilauan, dan mengalir seperti cahaya," kata desainer karakter Ami Thompson.
"Memvisualisasikan not-not musik atau not yang mengalir dan mengikuti gerakan mereka, seperti perpaduan alami antara pertunjukan dan kekuatan spiritual," ia menjelaskan.
Selain memadukan dengan unsur tradisional, setiap senjata yang diberikan juga disesuaikan dengan kepribadian serta latar belakang masing-masing member HUNTR/X.
Rumi menggunakan Sain-geom atau Pedang Empat Harimau, sebuah pedang seremonial yang hanya dibuat selama tahun, bulan, hari, dan waktu harimau, menurut direktur seni Celine DaHyeu Kim.
Zoey melengkapi tim dengan Shin-kal, atau Pedang Roh, yang dirancang dengan bentuk yang lebih bulat agar terasa keunikan Korea sekaligus mencerminkan karakternya yang lebih ceria.
Selain pedang dan tombak, tim kreatif menginvestasikan waktu yang signifikan dalam mengembangkan norigae yang dikenakan oleh para pemburu. Norigae adalah aksesori bermakna yang biasanya dipajang di ikat pinggang hanbok, pakaian tradisional Korea.
Norigae Mira dibuat untuk kontras dengan sikapnya yang dingin di luar. Seperti yang dijelaskan perancang karakter Euni Cho, norigae tersebut "mencerminkan kepribadiannya yang besar dan berani, dengan pita yang menyerupai gaya rambut khasnya."
"Liontin hati besar yang melambangkan kehangatan yang tersembunyi di balik ekspresinya yang tampak dingin."
Sedangkan untuk liontin Zoey, desainnya terinspirasi dari norigae anak-anak dari periode Joseon. Liontinnya meliputi lonceng, kura-kura, kelinci, dan balok manik-manik mainan yang mengeja namanya.
"Detail-detail yang menyenangkan mencerminkan sisi kekanak-kanakannya dan sisi kreatifnya sebagai seorang pemburu dan musisi," tambah Cho.
(gis/end)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
6














































