CNN Indonesia
Senin, 06 Apr 2026 18:00 WIB
Ilustrasi lukisan. (Cesaria1/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --
Komplotan pencuri berhasil menggasak karya maestro Pierre-Auguste Renoir, Paul Cézanne, dan Henri Matisse dari sebuah museum di Italia Utara.
Aksi pencurian nekat di museum ini dilaporkan hanya berlangsung selama tiga menit. Hingga saat ini penyelidikan masih dilakukan untuk menangkap para pelaku pencurian.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa karya yang hilang meliputi lukisan minyak Renoir tahun 1917 berjudul "Les Poissons", lukisan cat air Cézanne tahun 1890 "Tasse et plat de cerises", serta karya Matisse tahun 1922 "Odalisque sur la terrasse". Ketiganya dicuri dari Yayasan Magnani Rocca yang terletak di dekat kota Parma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara kepolisian Carabinieri Parma mengungkapkan bahwa empat pencuri bermasker memaksa masuk melalui pintu lantai satu di Villa of Masterpiece pada malam hari antara 22 dan 23 Maret lalu.
Dalam investigasi, pihak museum awalnya merahasiakan pencurian ini dari publik dengan harapan dapat menjebak para pelaku jika mereka kembali.
Rekaman kamera pengawas di museum dan sekitarnya menunjukkan para pencuri melarikan diri melintasi taman vila yang rimbun saat alarm museum terus berbunyi di latar belakang.
Melansir CNN, hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum melakukan penangkapan, namun museum tetap dibuka untuk umum seperti biasa.
Pengacara yayasan menyebut pencurian ini "sangat terstruktur dan terorganisir". Muncul dugaan bahwa para pelaku terinspirasi oleh kemudahan pembobolan Museum Louvre di Paris pada Oktober lalu.
"Pencurian yang direncanakan dengan matang ini tidak sepenuhnya sukses berkat sistem proteksi internal yayasan, termasuk alarm dan pintu yang terkunci otomatis," ujar sang pengacara yang enggan disebutkan namanya.
Yayasan ini didirikan oleh Luigi Magnani, seorang kritikus seni dan musikolog yang wafat pada 1984. Dibuka untuk umum sejak 1990, perkebunan ini menyimpan koleksi pribadi kelas dunia, termasuk karya Titian, Rubens, Goya, hingga Monet.
Italia sendiri memiliki unit elit Carabinieri Art Squad yang sangat canggih. Tim ini dilaporkan berhasil melacak dan mengamankan sekitar 100.000 artefak curian dari seluruh dunia setiap tahunnya melalui jaringan pelacakan khusus.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
2
















































