Jakarta, CNN Indonesia --
Pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young, buka-bukaan usai gagal juara All England 2026 setelah kalah dari Wang Zhiyi, Minggu (8/3).
Dalam pertandingan final tunggal putri di Birmingham Arena, An Se Young kalah dua gim langsung dari Wang Zhiyi, 15-21, 19-21.
Kekalahan itu membuat An Se Young gagal juara All England dua kali beruntun. Final itu sekaligus revans bagi Wang Zhiyi yang pada edisi 2025 kalah melalui rubber game dari An Se Young.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjadi runner up All England 2026 merupakan pukulan telak bagi atlet 24 tahun itu. An Se Young menuruni podium runner up sembari menangis.
Dikutip dari Chosun, kekalahan dari Wang Zhiyi di final All England 2026 menunjukkan bukan waktunya An Se Young juara.
"Sayangnya, hari ini bukan hari saya. Saya sudah memberikan yang terbaik, tetapi lawan saya mengalahkan saya. Selamat kepada Wang Zhiyi atas gelar All England Open pertamanya," ujar An Se Young.
Peraih medali emas Olimpiade 2024 itu menyadari masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki ke depan dari kekalahan di final All England 2026.
"Melihat kembali pertandingan ini, saya menyadari masih banyak ruang untuk perbaikan. Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar yang bersama saya di stadion," ucap An Se Young.
"Dukungan Anda selalu memberi saya kekuatan besar dan membuat saya terus maju. Saya akan kembali lebih kuat di lain waktu," tutur An Se Young.
(sry/nva)

4 hours ago
1
















































