Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat Eric Swalwell mengundurkan diri dari pencalonan gubernur California setelah muncul dugaan pelecehan seksual, pada Minggu (12/4).
Keputusan itu diambil setelah tuduhan itu langsung mengguncangkan kampanyenya. Sejumlah staf mengundurkan diri, sementara tokoh-tokoh Partai Demokrat mendesak Swalwell untuk mundur.
"Saya menangguhkan kampanye saya untuk jabatan Gubernur," tulis Swalwell di X, dikutip CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepada keluarga, staf, dan para pendukung saya, saya sangat menyesal atas kesalahan penilaian yang telah saya buat di masa lalu. Saya akan melawan tuduhan serius dan palsu yang telah dibuat, tetapi itu adalah perjuangan saya, bukan perjuangan sebuah kampanye," tambahnya.
Swalwell merupakan salah satu kandidat unggulan dalam persaingan menuju pemilihan pendahuluan nonpartisan California pada 2 Juni.
Namun, situasi berubah setelah laporan CNN dan San Francisco Chronicle pada Jumat mengungkap tuduhan pelecehan seksual terhadap dirinya.
Seorang mantan staf mengaku Swalwell melakukan pemerkosaan saat ia dalam kondisi mabuk pada 2024 di New York City, setelah tidak lagi bekerja di kantornya. Tuduhan itu dibantah oleh Swalwell.
"Saya mendorongnya menjauh, sambil berkata tidak. Dia tidak berhenti," kata staf itu.
Kasus ini kini tengah ditangani aparat hukum. Kantor Kejaksaan Distrik Manhattan menyatakan sedang menyelidiki dugaan penyerangan seksual itu.
Sementara itu, Kantor Kejaksaan Distrik Alameda County juga mengevaluasi kemungkinan pelanggaran hukum terkait tuduhan lain yang terjadi pada 2019 di wilayah Bay Area.
Tiga perempuan lainnya juga turut menuduh Swalwell melakukan perilaku seksual tidak pantas, termasuk mengirim pesan eksplisit atau foto tanpa diminta. Namun, semua tuduhan itu telah dibantah oleh Swalwell.
Hingga kini, belum jelas jika Swalwell akan tetap menjabat sebagai anggota DPR hingga masa jabatannya berakhir pada Januari mendatang.
(rnp/dna)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
3












































