Apa Kata George Weah soal Senegal Batal Juara Piala Afrika 2025?

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda sepak bola Afrika, George Weah, mengecam keputusan CAF yang mencabut gelar Piala Afrika 2025 dari Senegal dan memberikan trofi tersebut kepada Maroko.

Weah sempat mendongkrak reputasi sepak bola Afrika setelah sukses memenangi Ballon d'Or 1995. Namun, keputusan CAF hari ini dinilai mencoreng reputasi benua Afrika.

"Keputusan ini semakin mencoreng dan merusak sepak bola Afrika, melemahkan kepercayaan pada keadilan, konsistensi, dan integritas sepak bola di benua ini," kata Weah dikutip ESPN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Final Piala Afrika 2025 yang berlangsung di Rabat pada 18 Januari memang sempat menuai kontroversi ketika para pemain Senegal meninggalkan lapangan sebagai protes terhadap keputusan wasit.

Akan tetapi, Sadio Mane memimpin rekan setimnya untuk kembali ke lapangan untuk menuntaskan pertandingan yang akhirnya dimenangkan Senegal 1-0.

Bagi Weah, hasil akhir di lapangan adalah keputusan mutlak dan tidak boleh diganggu gugat.

"Sepak bola harus diputuskan di lapangan, bukan diputuskan ulang setelah peluit akhir dibunyikan. Tidak ada pembenaran dalam olahraga untuk membatalkan pertandingan yang telah diselesaikan sesuai dengan wewenang wasit dan Peraturan Permainan," ujar mantan pemain timnas Liberia itu.

Dalam kesempatan tersebut, Weah juga meluruskan rumor yang menyebutkannya mendukung keputusan CAF.

"Semua pihak yang menyebarkan gambar saya dan melampirkan pernyataan keliru, disarankan untuk menahan diri."

"Saya menyerukan kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan otoritas lainnya untuk bertindak tegas agar ketidakadilan ini tidak dibiarkan," ujar Weah.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/jal)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi