Aturan Cukur Rambut Jemaah Haji, Ini Tata Cara Tahallul

4 hours ago 1

CNN Indonesia

Rabu, 15 Apr 2026 08:15 WIB

Tahallul jadi penutup ibadah haji dan umrah. Ini aturan cukur rambut serta maknanya yang penting dipahami jemaah. Ilustrasi. Cukur rambut bagi jemaah haji bisa ada aturannya. (VIA REUTERS/SAUDI MINISTRY OF MEDIA)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagai seorang muslim, memahami rukun Islam beserta syarat dan tata cara pelaksanaannya merupakan hal yang penting. Termasuk dalam ibadah besar seperti haji dan umrah yang memiliki rangkaian ritual dengan makna mendalam.

Salah satu tahapan penting dalam rangkaian tersebut adalah tahallul, yakni prosesi mencukur rambut sebagai penutup ibadah setelah menyelesaikan tawaf dan sa'i.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa itu Tahallul?

Secara bahasa, tahallul berarti 'menjadi boleh' atau 'dihalalkan'. Dalam konteks ibadah haji dan umrah, tahallul dimaknai sebagai kondisi ketika jemaah kembali diperbolehkan melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang selama ihram.

Praktiknya dilakukan dengan mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala. Bagi perempuan, cukup dengan menggunting minimal tiga helai rambut.

Hal ini juga disebutkan dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Fath ayat 27 yang menjelaskan tentang jemaah yang memasuki Masjidil Haram dengan mencukur atau menggunting rambut sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah.

Aturan cukur rambut bagi Jemaah

Pelaksanaan tahallul dilakukan setelah jemaah menyelesaikan sa'i, yaitu berjalan tujuh kali antara Bukit Shafa dan Marwah. Setelah itu, jemaah dianjurkan untuk segera mencukur atau memotong rambut.

Berikut aturan yang perlu diperhatikan:

1. Perbedaan laki-laki dan perempuan

• Laki-laki disunnahkan mencukur habis rambut (gundul).

• Perempuan cukup memotong sebagian kecil rambutnya.

2. Siapa yang boleh memotong rambut

• Jemaah perempuan harus dipotong oleh sesama perempuan yang sudah tahallul atau oleh mahramnya (seperti suami).

• Tidak diperbolehkan dipotong oleh laki-laki non-mahram.

3. Menjaga aurat

Perempuan wajib menjaga aurat saat tahallul. Karena itu, praktiknya sering dilakukan di tempat tertutup, seperti kamar, agar tetap terjaga kehormatannya.

4. Lokasi mencukur rambut

Untuk jemaah laki-laki, mencukur rambut umumnya dilakukan di luar area Masjidil Haram. Banyak tukang cukur tersedia di sekitar pintu keluar dekat Marwah.

Mengapa Disunnahkan Gundul?

Mencukur habis rambut bagi laki-laki memiliki keutamaan tersendiri. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW mendoakan jemaah yang mencukur gundul sebanyak tiga kali, sementara yang hanya memotong sebagian rambut didoakan satu kali.

Hal ini menunjukkan bahwa mencukur habis rambut dinilai lebih utama (afdhal) dibandingkan hanya memendekkannya.

Hikmah di balik Tahallul

Tahallul bukan sekadar ritual fisik, tetapi juga memiliki makna simbolis yang dalam. Mencukur rambut melambangkan proses membersihkan diri, baik secara lahir maupun batin.

Rambut yang dipotong menjadi simbol dilepaskannya hal-hal negatif, seperti kesombongan, ego, dan pikiran buruk. Sebaliknya, jemaah diharapkan kembali dalam keadaan yang lebih bersih, rendah hati, dan dekat kepada Allah SWT.

Dengan demikian, tahallul menjadi penutup yang sarat makna dalam ibadah haji dan umrah. Bukan hanya menandai berakhirnya larangan ihram, tetapi juga menjadi simbol transformasi diri menuju pribadi yang lebih baik.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi