BGN Bongkar Modus ‘Ternak Yayasan’ di Program MBG, Pengusaha Kelola Banyak Dapur Demi Cuan

3 hours ago 1

FAJAR.CO.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap modus baru yang mengancam integritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana sejumlah pengusaha mendirikan banyak yayasan sekaligus untuk mengelola lebih dari satu dapur MBG demi keuntungan bisnis semata.

Modus ‘Ternak Yayasan’ Menggerogoti Tujuan Sosial Program MBG

Program MBG awalnya dirancang untuk membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dengan melibatkan yayasan sosial, pendidikan, dan keagamaan sebagai mitra pengelola dapur. Namun, karena target yang sangat tinggi, sejumlah oknum pengusaha memanfaatkan celah tersebut dengan mendirikan banyak yayasan agar bisa mengoperasikan beberapa dapur sekaligus.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa modus ini mengubah wajah program yang seharusnya kemanusiaan menjadi ajang bisnis.

"Yang muncul bukan lagi yayasan sosial, pendidikan, atau keagamaan, tapi pengusaha berkedok yayasan karena orientasinya bisnis," jelas Nanik.

Konsekuensi Negatif dari Orientasi Bisnis

Fenomena ini menimbulkan berbagai masalah di lapangan, seperti fasilitas dapur yang tidak terawat, peralatan rusak tidak diganti, dan standar operasional yang tidak dijalankan secara optimal. Alih-alih fokus pada pelayanan gizi, sebagian pengelola dapur lebih mengutamakan keuntungan finansial.

"Oknum pengusaha sengaja membuat banyak yayasan untuk mengelola lebih dari satu dapur MBG dengan orientasi murni mencari keuntungan," katanya saat ditemui.

BGN Siapkan Evaluasi Ketat dan Sanksi Tegas

Menanggapi hal ini, BGN menegaskan bahwa kerja sama dengan mitra pengelola dapur MBG bersifat tidak permanen dan hanya berlaku selama satu tahun. Perpanjangan kontrak akan didasarkan pada hasil evaluasi ketat.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi