BMW iX5 Bakal Punya Varian Hidrogen, Target Jarak Tempuh 750 Km

17 hours ago 9

BMW tengah mengembangkan varian hidrogen untuk iX5 sebagai bagian dari strategi menghadirkan beberapa pilihan sistem penggerak dalam satu lini SUV. Nantinya, iX5 tidak hanya tersedia dalam versi battery electric vehicle (BEV), tetapi juga plug-in hybrid, bensin, diesel, serta hydrogen fuel cell.

Pengembangan iX5 Hydrogen dilakukan melalui proyek HyPowerDrive yang mendapat pendanaan €191 juta dari Kementerian Transportasi Federal Jerman dan tambahan €82 juta dari negara bagian Bavaria. BMW menyebut proyek ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan teknologi fuel cell untuk kendaraan produksi.

Saat ini iX5 Hydrogen masih berada dalam tahap pengujian. BMW menguji bagaimana berbagai komponen sistem bekerja secara bersamaan, mulai dari fuel cell, baterai tegangan tinggi, motor listrik, tangki hidrogen hingga sistem kontrol kendaraan. Jika masuk produksi, model ini akan menjadi mobil produksi BMW pertama yang menggunakan tenaga hidrogen.

Baca Juga: Geely Siapkan Teknologi Charging 1.000V, Klaim Bisa Pangkas Waktu Isi Daya EV

Target Performa Setara Varian iX5 Lain

BMW menargetkan iX5 Hydrogen mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari lima detik. Jarak tempuhnya juga ditargetkan mencapai 750 km berdasarkan siklus pengujian WLTP, sementara pengisian ulang hidrogen ditargetkan membutuhkan waktu kurang dari lima menit.

Angka tersebut masih berupa target pengembangan, sehingga performa dan efisiensi versi produksi nantinya belum bisa dipastikan. Teknologi fuel cell sendiri memiliki keunggulan dalam waktu pengisian yang lebih singkat dibanding pengisian baterai kendaraan listrik, tetapi penggunaannya sangat bergantung pada ketersediaan stasiun pengisian hidrogen.

Produksi Fuel Cell Disiapkan di Austria

Bersamaan dengan pengujian kendaraan, BMW mulai memasuki tahap perakitan prototipe berikutnya untuk sistem fuel cell di Hydrogen Competence Center, Munich, Jerman. Fokusnya mencakup penyempurnaan sekaligus validasi metode pengujian sebelum teknologi tersebut masuk tahap produksi.

Produksi sistem fuel cell untuk iX5 Hydrogen nantinya akan dilakukan di BMW Group Plant Steyr, Austria. Sejumlah fasilitas pengujian dan peralatan manufaktur bahkan sudah mulai dipasang, sementara pelatihan karyawan dilakukan secara bertahap. Meski begitu, BMW belum memberikan informasi mengenai harga maupun waktu peluncuran versi produksi iX5 Hydrogen.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi