BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Lewat Link Online

3 hours ago 1

Selular.ID – Bank Rakyat Indonesia atau BRI mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI melalui tautan digital, pesan singkat, maupun akun media sosial tidak resmi.

Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR BRI hanya dilakukan melalui jalur resmi perusahaan dan tidak pernah ditawarkan melalui link online dari pihak tidak terkait.

Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya modus penipuan digital yang memanfaatkan nama lembaga keuangan untuk memperoleh data pribadi maupun informasi perbankan nasabah.

Dalam praktiknya, pelaku biasanya menawarkan pencairan KUR cepat melalui tautan tertentu, akun pribadi, atau pesan langsung di media sosial dengan iming-iming proses mudah dan syarat ringan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR hanya diproses melalui unit kerja resmi BRI dan petugas resmi perusahaan.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR melalui tautan digital tidak resmi maupun akun pribadi.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Dhanny menjelaskan bahwa layanan pengajuan KUR dapat diakses melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, hingga tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Seluruh proses tersebut juga disebut tidak memungut biaya administrasi di awal pengajuan.

BRI menilai edukasi kepada masyarakat menjadi semakin penting di tengah meningkatnya aktivitas digital dan penggunaan media sosial dalam layanan keuangan.

Modus penipuan berbasis rekayasa sosial atau social engineering kini semakin beragam, mulai dari phishing melalui tautan palsu, impersonasi akun resmi, hingga permintaan data pribadi yang mengatasnamakan institusi perbankan.

Dalam kasus penawaran KUR palsu, pelaku umumnya meminta calon korban mengisi formulir digital melalui tautan tertentu atau menyerahkan data sensitif seperti PIN, password, kode OTP, hingga informasi rekening.

Data tersebut kemudian digunakan untuk mengambil alih akun perbankan korban atau melakukan transaksi ilegal.

Karena itu, BRI mengimbau masyarakat agar tidak pernah membagikan informasi rahasia perbankan kepada pihak mana pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Menurut Dhanny, setiap permintaan data sensitif nasabah dapat dipastikan sebagai indikasi tindakan penipuan.

Ia juga meminta masyarakat selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum menindaklanjuti penawaran layanan keuangan apa pun yang beredar di internet maupun media sosial.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko digital, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan keamanan digital kepada masyarakat.

Perusahaan juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti berbagai penyalahgunaan identitas perusahaan yang digunakan dalam modus penipuan online.

Di sektor perbankan nasional, peningkatan layanan digital memang diikuti meningkatnya risiko kejahatan siber yang menyasar pengguna layanan keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai bank nasional dalam beberapa tahun terakhir terus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tautan mencurigakan, aplikasi palsu, maupun akun media sosial yang mengatasnamakan institusi resmi.

Fenomena ini juga berkembang seiring meningkatnya penggunaan layanan pinjaman digital dan pembiayaan online oleh masyarakat.

Pelaku penipuan memanfaatkan kebutuhan akses pembiayaan cepat dengan menyebarkan informasi palsu mengenai pinjaman atau kredit yang diklaim dapat dicairkan secara instan tanpa prosedur resmi.

KUR sendiri merupakan program pembiayaan yang didukung pemerintah untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memperoleh akses modal kerja maupun investasi dengan bunga yang lebih terjangkau.

Sebagai salah satu bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI memiliki jaringan layanan luas hingga tingkat daerah untuk mendukung akses pembiayaan UMKM.

BRI menegaskan bahwa informasi resmi mengenai layanan KUR dan produk perbankan lainnya hanya disampaikan melalui website resmi perusahaan, akun media sosial resmi BRI, serta Contact BRI di nomor 14017 atau 1500017.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi valid sekaligus mengurangi risiko penipuan digital yang terus berkembang di sektor jasa keuangan.

Baca Juga: Manfaatkan Teknologi Digital, BRI Sulap Desa Pajambon Jadi Contoh Ekonomi Modern

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi