Jakarta, CNN Indonesia --
Dokter Madura United, Irsyad Ramadhan, mengonfirmasi Jorge Ambrosio Mendonca sempat tak sadarkan diri dan retak tengkorak.
Bek Madura United ini berbenturan dengan pemain Malut United di udara dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (3/3) malam.
Insiden tersebut pada pengujung pertandingan, tepatnya menit ke-90. Karea benturan ini Mandonca sakit dilarikan ke rumah sakit dengan segera dengan menggunakan ambulans.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irsyad mengatakan, kini kondisi bek asal Brasil berusia 30 tersebut sudah sadar. Namun, Mendonca sempat tak sadarkan diri sehingga semua elemen medis bekerja dengan keras dan cekatan.
"Mendonca mengalami benturan di kepala saat pertandingan melawan Malut," kata Irsyad dalam keterangan tertulis klub yang diterima CNN Indonesia pada Rabu (4/3) pagi.
"Mendonca sempat tidak sadarkan diri, tetapi setelah pertolongan tim medis Madura United FC dan bantuan dari tim medis Malut, kami bisa mengembalikan kesadaran Mendonca."
Begitu sadar, Mendonca langsung mendapat penanganan serius. Setelah diobservasi dengan saksama, pemain yang baru musim ini bermain di Indonesia itu mengalami retak tengkorak.
"Sudah dilakukan observasi dan pemeriksaan penunjang di RSUD Pamekasan karena dari pemeriksaan klinis terjadi fraktur inversi [retak] pada dahi kepalanya," kata Irsyad.
Sementara pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Malut. Gol Malut diborong David da Silva (31 dan 58), sedangkan gol tunggal Madura diciptakan Luiz Marcelo Morais.
(abs/sry)

4 hours ago
1

















































