Flip Dorong Inovasi Nyata di PIDI DIGDAYA 2026

4 hours ago 3

Selular.ID – Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) melalui gelaran PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026 menegaskan pentingnya penguatan talenta digital nasional yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki pola pikir inovatif yang relevan dengan kebutuhan nyata.

Dalam forum yang berlangsung di Jakarta pada awal Mei 2026 itu, perusahaan teknologi finansial Flip menyoroti bahwa transformasi digital Indonesia harus dimulai dari perubahan cara berpikir, bukan sekadar adopsi teknologi.

PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026 merupakan inisiatif nasional yang digagas Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku industri, serta sejumlah mitra strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

Program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara regulator, industri, akademisi, dan talenta muda dalam membangun ekosistem inovasi digital yang berkelanjutan.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi untuk menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan lanskap digital yang semakin cepat, terutama dengan masifnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Ini adalah momentum bagi kita semua untuk berubah, belajar, dan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai kepentingan yang bermanfaat,” ujar Perry Warjiyo saat peluncuran PIDI di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan tersebut mempertegas arah transformasi digital Indonesia yang kini tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam konteks ini, kesiapan talenta digital menjadi faktor krusial agar teknologi mampu dioptimalkan secara produktif.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, dalam sesi Studium Generale bertajuk Shaping Indonesia’s Digital Minds: Building Talent for an Innovation-Driven Economy.

Menurutnya, perkembangan AI menuntut talenta digital Indonesia memiliki kemampuan berpikir kritis dan adaptif, bukan sekadar mengoperasikan teknologi.

Prof. Stella merujuk pada proyeksi global, termasuk laporan World Economic Forum, yang memperkirakan hingga 2030 akan tercipta sekitar 170 juta pekerjaan baru.

Namun pada saat yang sama, sekitar 92 juta pekerjaan diproyeksikan terdampak atau hilang akibat perubahan teknologi dan otomatisasi.

Selain itu, sekitar 39 persen keterampilan inti pekerja diprediksi mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Kondisi ini menuntut penguatan keterampilan yang berpusat pada manusia atau human-centric skills, seperti pemikiran kreatif, analitis, kepemimpinan, manajemen talenta, dan kemampuan beradaptasi.

“Transformasi digital dimulai dari cara berpikir, bukan teknologinya. Di tengah perubahan yang begitu cepat, kita tidak boleh terjebak pada hype. Yang perlu dikembangkan adalah keterampilan yang berpusat pada manusia,” ujar Prof. Stella Christie.

Perspektif akademik tersebut kemudian diperkuat oleh pengalaman praktis dari industri, salah satunya melalui Flip.

Dalam sesi bertajuk Turning Mindset into Real-World Innovation, Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan membagikan bagaimana inovasi di sektor teknologi finansial dibangun melalui pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna.

Menurut Rafi, banyak inovasi gagal berkembang karena terlalu fokus pada konsep yang terlihat menarik secara teknis, namun tidak menjawab persoalan nyata di lapangan.

“Flip dimulai dengan memberikan solusi inovatif dari satu masalah finansial yang paling riil, yaitu mengirim uang. Namun seiring kami semakin memahami kebutuhan pengguna, inovasi yang sesungguhnya terjadi ketika kita tetap dekat dengan mereka dan memahami kebutuhan mereka,” kata Rafi.

Flip sendiri memulai perjalanannya sebagai solusi untuk menghilangkan biaya transfer antarbank.

Dari layanan sederhana tersebut, perusahaan kemudian berkembang menjadi platform finansial yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari pembayaran tagihan, transfer internasional, hingga integrasi layanan dalam ekosistem digital Indonesia.

Saat ini, Flip telah melayani lebih dari 16 juta pengguna di Indonesia. Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang praktis, efisien, dan relevan dengan aktivitas sehari-hari.

Rafi menilai pendekatan inovasi berbasis kebutuhan nyata menjadi fondasi utama agar solusi digital dapat bertahan dan berkembang di tengah perubahan perilaku pengguna yang dinamis.

Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir start small, yakni memulai inovasi dari penyelesaian masalah sederhana namun berdampak langsung bagi pengguna.

“Dulu kami pikir inovasi berarti menciptakan sesuatu yang belum pernah ada. Ternyata, inovasi yang paling sulit adalah memberikan solusi yang tetap relevan terhadap masalah yang terus berubah,” ujarnya.

Kehadiran Flip dalam forum PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026 memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara regulator, dunia pendidikan, dan pelaku industri dapat menghadirkan pembelajaran konkret bagi talenta digital muda Indonesia.

Rafi Putra Arriyan, Co-Founder FlipRafi Putra Arriyan, Co-Founder Flip

Bank Indonesia melalui PIDI menempatkan inovasi berbasis kebutuhan sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi digital nasional.

Pendekatan ini diharapkan melahirkan solusi digital yang tidak berhenti pada tahap ide, tetapi mampu diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui rangkaian hackathon, studium generale, serta kolaborasi lintas sektor, PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026 diarahkan untuk menjadi katalis pengembangan talenta digital Indonesia.

Fokusnya bukan hanya pada penguasaan teknologi mutakhir seperti AI, melainkan juga kemampuan menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang relevan, terukur, dan berkelanjutan bagi kebutuhan ekonomi digital nasional.

Baca Juga: Samsung dan Motorola Dominasi Rekomendasi Ponsel Flip Terbaik 2026

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi