Galaxy S26 FE Makin Kencang, Tapi Ada Spesifikasi yang Turun Ketimbang S25 FE

3 hours ago 1

Selular.id – Samsung Galaxy S26 FE membawa sejumlah peningkatan dibanding Galaxy S25 FE, terutama pada performa berkat chipset Exynos 2500, kemampuan pemrosesan AI, serta efisiensi baterai. Namun, ponsel Fan Edition terbaru ini juga membawa satu perubahan yang cukup mengejutkan: port USB Type-C-nya justru turun dari USB 3.2 Gen 1 menjadi USB 2.0.

Perubahan tersebut membuat Galaxy S26 FE terlihat seperti sebuah pembaruan yang tidak sepenuhnya berjalan satu arah. Samsung meningkatkan komponen utama yang berhubungan dengan performa, tetapi mempertahankan sejumlah spesifikasi lama dan memangkas kemampuan konektivitas kabel.

SamMobile mencatat, peningkatan terbesar Galaxy S26 FE berasal dari penggunaan Exynos 2500. Chipset ini menggantikan Exynos 2400 yang digunakan Galaxy S25 FE dan membawa peningkatan pada CPU, GPU, serta NPU, yakni bagian prosesor yang menangani pekerjaan kecerdasan buatan di perangkat.

Exynos 2500 Jadi Pembeda Utama

Di atas kertas, Galaxy S26 FE masih mempertahankan banyak fondasi yang sama dengan pendahulunya. Layarnya tetap berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+, panel Dynamic AMOLED 2X, refresh rate adaptif 60Hz hingga 120Hz, dukungan HDR10+, serta tingkat kecerahan puncak hingga 1.900 nits.

Perbedaannya berada di balik layar.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Galaxy S26 FE menggunakan Exynos 2500 yang dibuat dengan proses fabrikasi 3nm generasi kedua berbasis Gate-All-Around (GAA). Chip ini membawa CPU 10-core dan GPU Xclipse 950 berbasis arsitektur AMD.

Menurut perbandingan SamMobile, performa CPU dan GPU Exynos 2500 sekitar 30 persen lebih tinggi dibanding Exynos 2400. Sementara kemampuan NPU meningkat sekitar 40 persen. Peningkatan tersebut terutama terasa pada aktivitas yang membutuhkan pemrosesan berat, termasuk gaming dan fitur AI yang berjalan langsung di perangkat.

Bagi pengguna sehari-hari, peningkatan tersebut berarti respons aplikasi yang lebih cepat ketika perangkat bekerja dalam durasi panjang. Samsung juga dapat memanfaatkan kemampuan pemrosesan baru itu untuk menghadirkan sejumlah fitur berbasis AI dan pemrosesan gambar.

Baterai Sama, Daya Tahan Bertambah

Menariknya, peningkatan efisiensi tidak datang dari kapasitas baterai yang lebih besar.

Galaxy S26 FE tetap membawa baterai 4.900mAh, sama seperti Galaxy S25 FE. Samsung mempertahankan dukungan pengisian cepat kabel 45W dan pengisian nirkabel 15W.

Namun, proses fabrikasi 3nm pada Exynos 2500 membantu meningkatkan efisiensi energi. Samsung menyebut Galaxy S26 FE mampu memberikan waktu pemutaran video sekitar satu jam lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya.

Artinya, peningkatan daya tahan baterai kali ini lebih banyak datang dari efisiensi pemrosesan dibanding penambahan kapasitas.

Pendekatan seperti ini semakin relevan ketika smartphone harus menangani aktivitas yang lebih berat. Performa tinggi memang penting, tetapi kemampuan menjaga konsumsi daya tetap terkendali juga menentukan pengalaman penggunaan dalam jangka panjang.

Kameranya Masih Sama

Jika berharap ada perubahan besar di sektor fotografi, Galaxy S26 FE mungkin tidak memberikan kejutan sebesar chipsetnya.

Samsung mempertahankan konfigurasi kamera yang sama. Kamera utama tetap 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 12MP, dan kamera telefoto 8MP dengan optical zoom 3x. Kamera depan juga masih 12MP.

Perbedaannya muncul dari sisi pemrosesan gambar.

Exynos 2500 membawa Image Signal Processor atau ISP yang lebih baru. ISP merupakan bagian yang membantu mengolah data dari sensor kamera menjadi foto atau video. SamMobile mencatat peningkatan tersebut dapat membantu dynamic range, mempertahankan tekstur, serta mengurangi noise ketika memotret dalam kondisi minim cahaya.

Jadi, kualitas kamera Galaxy S26 FE berpotensi meningkat meskipun sensor fisiknya tidak berubah. Samsung mengandalkan kemampuan komputasi untuk menghasilkan perbaikan dari hardware kamera yang sama.

Galaxy S26 FE juga mendapatkan fitur baru seperti Super Steady Video dengan Horizon Lock dan My FanCam yang memanfaatkan kemampuan pemrosesan baru dari Exynos 2500.

Ada Satu Kemunduran

Di tengah berbagai peningkatan tersebut, Samsung justru melakukan perubahan yang berpotensi dirasakan pengguna tertentu.

Galaxy S25 FE menggunakan USB 3.2 Gen 1, sedangkan Galaxy S26 FE menggunakan USB 2.0. Perbedaan ini berkaitan langsung dengan kecepatan transfer data melalui kabel.

Dampaknya mungkin tidak terasa ketika ponsel hanya digunakan untuk mengisi daya atau memindahkan beberapa foto. Namun, ceritanya berbeda bagi pengguna yang rutin memindahkan file berukuran besar.

Video 4K atau 8K, misalnya, dapat menghasilkan ukuran file yang besar. Pengguna yang sering mencadangkan data ke komputer atau memindahkan rekaman video dalam jumlah banyak akan lebih merasakan keterbatasan USB 2.0.

Perubahan ini juga menjadi salah satu alasan mengapa upgrade dari Galaxy S25 FE ke S26 FE perlu dipertimbangkan dengan lebih cermat.

Desain dan Fondasi Tetap Dekat

Dari sisi layar, kedua generasi masih menggunakan panel 6,7 inci FHD+ Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Galaxy S26 FE memiliki dimensi 161,6 x 76,9 x 7,4 mm dengan bobot 193 gram, sedangkan Galaxy S25 FE berukuran 161,3 x 76,6 x 7,4 mm dan berbobot 190 gram.

Keduanya juga mempertahankan sejumlah fitur kelas atas seperti sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, speaker stereo, NFC, 5G, serta pemindai sidik jari di dalam layar.

Jadi, perbedaan Galaxy S26 FE dan S25 FE memang lebih banyak terkonsentrasi pada komponen internal dan kemampuan pemrosesan dibanding perubahan fundamental pada perangkat.

Layak Upgrade atau Tidak?

Bagi pengguna Galaxy S25 FE, peningkatan Galaxy S26 FE terutama berada pada performa. Exynos 2500 memberikan tenaga CPU dan GPU yang lebih besar sekaligus meningkatkan kemampuan AI melalui NPU yang lebih cepat. Efisiensi chip juga membantu memperpanjang daya tahan baterai meski kapasitasnya tetap 4.900mAh.

Namun, konfigurasi kamera yang masih sama dan penurunan port USB menjadi USB 2.0 membuat jarak antara kedua generasi terasa lebih tipis pada beberapa aspek.

Situasinya berbeda bagi konsumen yang hendak membeli perangkat baru. Galaxy S26 FE menawarkan chipset yang lebih baru, pemrosesan AI lebih kuat, efisiensi lebih baik, serta dukungan fitur kamera berbasis pemrosesan generasi terbaru.

Pada akhirnya, Galaxy S26 FE menunjukkan bagaimana peningkatan smartphone generasi baru tidak selalu berarti seluruh spesifikasi ikut naik. Samsung memilih mendorong performa dan kemampuan AI, sementara sebagian hardware lain dipertahankan dan bahkan ada yang mengalami penurunan.

Bagi calon pembeli, perubahan tersebut membuat perbandingan dengan Galaxy S25 FE menjadi penting, terutama jika perangkat lama masih digunakan. Upgrade terbesar ada pada performa dan pemrosesan, sedangkan bagi pengguna yang sangat bergantung pada transfer data kabel, USB 2.0 justru menjadi satu hal yang perlu diperhitungkan.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Series Perkuat Travel AI dan Kamera Profesional

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi