Galaxy Watch Ultra2 Mengawasi Lima Indikator Vitals Tubuh Sepanjang Malam

4 hours ago 3

Selular.ID – Samsung resmi menghadirkan smartwatch flagship Samsung Galaxy Watch Ultra2 di pasar Indonesia dengan harga Rp10.499.000.

Perangkat yang berfokus pada pelacakan pemulihan biometrik dan pemantauan kualitas tidur ini didukung oleh sensor pemantau kesehatan Samsung BioActive Sensor serta antarmuka One UI 9 Watch.

Hadirnya smartwatch ini menjawab tantangan pemantauan kesehatan tubuh di malam hari yang selama ini sulit diukur secara kasat mata.

Gia Pratama, Medical Doctor & Author, menyampaikan bahwa kualitas tidur memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan fungsi organ.

Meski saat tidur tubuh terlihat beristirahat, berbagai proses fisiologis penting seperti regenerasi sel dan pemulihan fungsi organ tetap berlangsung.

“Namun, karena sebagian besar pemulihan terjadi di luar kesadaran, masyarakat cenderung mengukur kualitas istirahat hanya berdasarkan rasa lelah atau segar yang dirasakan di pagi hari,”terang Gia.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, Galaxy Watch Ultra2 mengintegrasikan teknologi pemantau biometrik agar pengguna dapat memahami kondisi fisik secara objektif saat bangun pagi.

Melacak Lima Indikator Vitals Saat Tidur
Untuk membantu membentuk pemahaman biometrik yang akurat, fitur Vitals pada Samsung Galaxy Watch Ultra2 memanfaatkan teknologi Samsung BioActive Sensor.

Sensor ini bekerja secara nonstop merekam lima indikator utama selama pengguna terlelap.

Indikator tersebut meliputi detak jantung (Heart Rate), variabilitas detak jantung (Heart Rate Variability/HRV) saat memasuki fase tidur nyenyak (deep sleep).

Laju pernapasan (Respiratory Rate), suhu permukaan kulit (Skin Temperature), hingga kadar oksigen dalam darah (SpO₂).

Pengukuran kontinu selama minimal tujuh malam berturut-turut dibutuhkan guna membentuk baseline kesehatan personal yang valid bagi setiap pengguna.

Data biologis yang terintegrasi di Samsung Health dan One UI 9 Watch selanjutnya menerjemahkan parameter kompleks tersebut menjadi tiga skor utama yang mudah dipahami:

• Heart Health Score: Menilai kesehatan sistem kardiovaskular dengan memperhitungkan pola tidur, durasi aktivitas fisik, beban vaskular, dan indeks massa tubuh (BMI).

• Sleep Score: Mengukur kualitas istirahat secara menyeluruh dari total durasi, efisiensi, hingga proporsi tahapan tidur light, deep, dan REM.

• Energy Score: Mengakumulasi pemulihan malam hari dan riwayat aktivitas harian untuk menentukan tingkat kesiapan fisik pengguna sebelum memulai hari.

Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa inovasi One UI 9 Watch dirancang untuk mengalihkan fokus pelacakan kesehatan yang selama ini didominasi oleh aktivitas siang hari, seperti hitungan langkah kaki.

“Melalui penilaian Vitals dan Heart Health Score, pengguna mendapatkan gambaran utuh kapan harus meningkatkan performa fisik dan kapan waktu yang tepat untuk beristirahat.

Kolaborasi Teknologi dan Higiene Tidur 4-3-2-1
Aktor Maxime Bouttier, yang juga bagian dari #TeamGalaxy, membagikan pengalamannya menggunakan Galaxy Watch Ultra2 secara konsisten.

Berdasarkan catatan personalnya yang merekam Heart Health Score 79, Sleep Score 67, dan Energy Score 74.

Pemantauan biometrik secara real-time membantunya mengenali evaluasi pola tidur yang perlu diperbaiki, terutamanya pada aspek konsistensi waktu istirahat.

Meskipun demikian, data biometrik yang ditampilkan perangkat pintar ini berfungsi sebagai penanda kecenderungan gaya hidup, bukan sebagai alat diagnosis medis formal.

Gia menekankan bahwa jika pengguna mendapati perubahan indikator fisik yang signifikan secara terus-menerus, konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional tetap menjadi langkah penanganan utama.

Guna melengkapi analisis biometrik perangkat, dr. Gia Pratama juga merekomendasikan penerapan higiene tidur (sleep hygiene) melalui metode hitung mundur 4-3-2-1 sebelum tidur:

• 4 Jam Sebelum Tidur: Menghentikan latihan fisik atau olahraga berat yang meningkatkan denyut nadi secara drastis.

• 3 Jam Sebelum Tidur: Menghentikan konsumsi makanan berat agar sistem pencernaan dapat beristirahat.

• 2 Jam Sebelum Tidur: Membatasi asupan cairan guna meminimalkan risiko terbangun di tengah malam.

• 1 Jam Sebelum Tidur: Mematikan paparan layar elektronik (blue light) yang dapat menghambat sekresi hormon melatonin.

Spesifikasi Ergonomis dan Ketersediaan Pasar
Pelacakan biometrik malam hari memerlukan kenyamanan fisik agar tidak mengganggu fase tidur pengguna.

Samsung merancang Galaxy Watch Ultra2 dengan ketebalan bodi 10,7 mm—sekitar 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya—serta didukung tali jam berstruktur air pocket yang 26 persen lebih ringan.

Daya tahan operasional ditopang oleh baterai berkapasitas 800 mAh, meningkat 35 persen dari versi terdahulu.

Kapasitas ini memungkinkan perangkat bertahan melacak aktivitas olahraga siang hari hingga pemantauan tidur tanpa pengisian daya harian.

Dari segi navigasi, perangkat ini juga dilengkapi asisten pintar Google Gemini yang dapat diakses melalui gerakan pergelangan tangan (Raise to Talk).

Samsung Galaxy Watch Ultra2 varian 47mm ditawarkan dengan opsi warna Titanium Silver dan Titanium Gray seharga Rp10.499.000.

Sebagai pilihan pendamping harian yang lebih ringan, Samsung turut menyediakan Galaxy Watch9 yang dibekali fitur biometrik serupa.

Galaxy Watch9 dijual mulai dari Rp5.999.000 untuk ukuran 40mm (Cream dan Graphite) serta Rp6.499.000 untuk ukuran 44mm (Graphite dan Silver).

Baca Juga:Samsung Galaxy Watch9 Siap Meluncur, Charging Tetap 10W

Seluruh lini smartwatch ini telah tersedia di jaringan gerai resmi dan platform daring Samsung Indonesia.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi