Garmin fēnix 9 Pro dengan Baterai hingga 57 Hari Dijual Mulai Rp26 Jutaan

4 hours ago 1

Selular.ID – Garmin resmi memperkenalkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro pada 25 Agustus 2026 sebagai smartwatch GPS multisport terbaru untuk atlet dan penggemar aktivitas luar ruang.

Model fēnix 9 Pro Solar 51 mm menjadi varian dengan daya tahan baterai paling panjang, mencapai hingga 57 hari dalam mode smartwatch dengan dukungan pengisian tenaga surya.

Kedua smartwatch membawa sejumlah pembaruan pada kemampuan olahraga, navigasi, dan pemantauan stamina.

Garmin juga memperkenalkan Garmin Epic, fitur di Garmin Connect yang dapat menggabungkan sejumlah aktivitas menjadi satu rangkaian cerita, serta peningkatan metrik stamina untuk membantu pengguna memahami perubahan daya tahan tubuh berdasarkan riwayat latihan.

Vice President Consumer Sales and Marketing Garmin Susan Lyman mengatakan, fēnix 9 dan fēnix 9 Pro dirancang untuk pengguna yang ingin meningkatkan performa sekaligus melakukan aktivitas lebih jauh.

Menurutnya, metrik stamina membantu atlet memahami perkembangan daya tahan dan menyesuaikan latihan, sedangkan fitur navigasi ditingkatkan untuk mendukung aktivitas luar ruang.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Baterai hingga 57 Hari

Garmin menghadirkan fēnix 9 dalam tiga pilihan ukuran, yakni 43 mm, 47 mm, dan 51 mm. Untuk fēnix 9, daya tahan baterai dalam mode smartwatch mencapai 10 hari pada ukuran 43 mm, 16 hari pada 47 mm, dan hingga 29 hari pada 51 mm.

Sementara itu, fēnix 9 Pro tersedia dengan pilihan layar AMOLED maupun Solar. Versi AMOLED 51 mm mampu bertahan hingga 31 hari dalam mode smartwatch.

Adapun fēnix 9 Pro Solar 51 mm mencapai hingga 30 hari dalam penggunaan normal atau 57 hari ketika kondisi pengisian tenaga surya terpenuhi.

Angka 57 hari tersebut bukan berarti perangkat selalu mendapatkan tambahan daya dari matahari dalam semua kondisi.

Garmin menetapkan skenario pengujian dengan pemakaian sepanjang hari dan sekitar tiga jam berada di luar ruangan dalam kondisi pencahayaan 50.000 lux.

Durasi aktual juga dipengaruhi fitur yang aktif, seperti pemantauan detak jantung, notifikasi smartphone, GNSS, sensor internal, dan sensor yang terhubung.

Selain mode smartwatch, fēnix 9 Pro Solar 51 mm menawarkan hingga 75 jam dalam mode aktivitas normal atau Balanced dengan dukungan solar, berdasarkan kondisi pengujian Garmin.

Dalam mode Expedition, yang dirancang untuk memperpanjang masa penggunaan saat aktivitas luar ruang, durasinya dapat mencapai hingga 42 hari atau 124 hari dengan kondisi pengisian surya yang ditentukan perusahaan.

fēnix 9 Bawa Navigasi dan Garmin Epic

Pada sisi tampilan, fēnix 9 menggunakan layar AMOLED yang menurut Garmin memiliki tingkat kecerahan dua kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

Perangkat juga memakai lensa safir yang tahan gores, tombol kedap air, serta memiliki ketahanan untuk aktivitas menyelam hingga kedalaman 40 meter.

Garmin meningkatkan kemampuan navigasi melalui mesin peta baru. Perusahaan menyebut fēnix 9 memiliki RAM 50 persen lebih banyak dibandingkan fēnix 8, sementara proses panning atau menggeser tampilan peta dapat berlangsung hingga 30 persen lebih cepat.

Perangkat juga membawa tampilan perspektif baru yang memberikan detail area dalam jarak dekat maupun lebih jauh.

Garmin mengarahkannya untuk membantu pengguna memahami kondisi rute ketika melakukan aktivitas seperti pendakian, bersepeda, atau perjalanan luar ruang.

Kapasitas penyimpanan turut ditingkatkan menjadi 64 GB. Ruang tersebut memungkinkan pengguna mengunduh peta hingga dua kali lebih banyak dibandingkan fēnix 8 serta menyimpan hingga 7.000 lagu favorit, menurut spesifikasi Garmin.

Garmin Epic menjadi fitur perangkat lunak baru yang tersedia di seluruh jajaran fēnix 9. Fitur ini dapat menggabungkan beberapa aktivitas yang dilakukan dalam periode tertentu menjadi satu rangkaian cerita di Garmin Connect.

Pengguna juga dapat menambahkan foto dan membagikan rangkaian aktivitas tersebut.

Di sektor kebugaran, Garmin meningkatkan pemantauan stamina melalui stamina zones dan stamina curve. Keduanya dirancang untuk memperlihatkan bagaimana daya tahan pengguna berubah berdasarkan peningkatan kebugaran dan riwayat latihan.

Fitur untuk olahraga rowing atau dayung dalam ruangan juga mendapatkan pembaruan.

Pengguna dapat memperoleh informasi seperti VO2 Max dan power curve untuk mengevaluasi perkembangan latihan, menetapkan target, serta mengatur intensitas olahraga. Fitur tersebut memerlukan mesin rowing yang dilengkapi power meter.

Garmin juga memperluas fitur rucking, yakni aktivitas berjalan atau bergerak sambil membawa beban.

Pengguna dapat mengubah bobot ransel selama aktivitas, mengikuti latihan GORUCK langsung dari jam, serta menetapkan target tertentu, termasuk kalori yang dibakar dengan bobot bawaan hingga 100 kilogram.

Garmin fēnix 9 Garmin fēnix 9

fēnix 9 Pro Hadir dengan Titanium dan LTE

Garmin memberikan pembaruan desain yang lebih signifikan pada fēnix 9 Pro. Model ini menjadi smartwatch fēnix pertama yang menggunakan bodi berbahan titanium.

Material tersebut dipadukan dengan teknologi nano-molding yang menggabungkan logam dan plastik pada tingkat molekuler, menurut Garmin.

Pada versi Pro dengan layar AMOLED, tingkat kecerahan mencapai hingga 3.000 nit. Varian 51 mm juga menggunakan layar AMOLED 1,5 inci, yang 15 persen lebih besar dibandingkan fēnix 8 tanpa meningkatkan ukuran bodinya.

Garmin turut menyediakan varian dengan layar pengisian tenaga surya untuk memperpanjang masa pakai baterai.

Aspek konektivitas menjadi pembeda lain. fēnix 9 Pro mendukung konektivitas LTE dan satelit melalui inReach pada pilihan ukuran 43 mm, 47 mm, dan 51 mm.

Fitur tersebut memungkinkan komunikasi seperti pesan, panggilan suara, LiveTrack, serta SOS langsung dari perangkat, dengan layanan tertentu membutuhkan paket inReach aktif dan ketersediaan jaringan di wilayah pengguna.

Garmin juga menambahkan Garmin Locate. Melalui koneksi LTE, fitur tersebut memungkinkan orang yang ditentukan pengguna melihat lokasi perangkat melalui aplikasi Garmin Messenger.

Informasi cuaca untuk lokasi tertentu juga dapat dikirim ke jam melalui koneksi satelit selain LTE.

Untuk penggunaan malam hari, fēnix 9 Pro memiliki senter LED dengan mode cahaya hijau. Garmin menyebut mode tersebut dirancang untuk membantu mempertahankan penglihatan malam saat digunakan di lingkungan minim cahaya.

Garmin fēnix 9 ProGarmin fēnix 9 Pro

Di Indonesia, Garmin telah menampilkan fēnix 9 di situs resminya dan mencantumkan sejumlah varian sebagai “Segera Hadir”. Garmin Indonesia juga menyebut fēnix 9 memiliki daya tahan hingga 29 hari pada mode smartwatch untuk ukuran terbesar.

Garmin Indonesia kemudian mengumumkan harga ritel fēnix 9 mulai Rp26.290.000, sementara fēnix 9 Pro mulai Rp28.990.000.

Penjualan resmi di Indonesia dijadwalkan dimulai pada 17 September 2026 melalui situs Garmin Indonesia, Garmin Brand Store, dan jaringan dealer resmi.

Kehadiran fēnix 9 dan fēnix 9 Pro memperluas lini smartwatch multisport Garmin dengan kombinasi pemantauan kebugaran, navigasi, konektivitas, serta pilihan pengisian tenaga surya.

Untuk pasar Indonesia, ketersediaan resmi pada September akan menjadi tahap berikutnya setelah pengenalan global perangkat pada Agustus 2026.

Baca Juga: Harga Garmin Fenix 8 Turun, Masih Layak Dibeli?

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi