Jakarta, CNN Indonesia --
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana terkejut digempur cepat oleh pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan pada babak 32 besar All England 2026 di Utilita Arena, Birmingham, Selasa (3/3).
Leo/Bagas kalah dua gim langsung 13-21, 19-21. Angkat koper lebih awal, Leo mengaku lawan main sporadis sejak permulaan.
"Di gim awal, kami kalah start-nya. Mereka juga langsung grebek-grebek jadi kayak sudah 'in' duluan. Kami sebenarnya sudah mempersiapkan pola permainan kami tapi tiga turnamen yang kami pernah bertemu, mereka tidak seaktif ini dan tidak se-powerful ini. Mereka juga sudah tahu harus bermain apa hari ini," kata Leo dalam keterangan tertulis PBSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berstatus sebagai runner up All England 2025, Leo mengaku tidak merasakan tekanan. Alih-alih berjibaku dengan ekspektasi tinggi, atlet 24 tahun itu ingin fokus belajar dari kesalahan pada turnamen berikutnya.
"Kami tidak merasakan tekanan karena tahun lalu bisa sampai ke final malah itu jadi motivasi untuk lebih bagus lagi. Kami terima hasil ini, ke depan masih ada banyak turnamen dan harus lebih giat lagi berlatih dan tetap fokus," ucapnya.
Sedangkan Bagas menyebut lawan sedianya banyak melakukan kesalahan. Namun demikian, gaya permainan yang berbeda dipandang jadi faktor pendukung wakil Taiwan tampil lebih baik.
"Di gim kedua kami bisa dapat banyak poin, mereka juga banyak kesalahan sendiri. Tapi di beberapa momen itu ada saja sih bolanya kayak tiba-tiba kena yang sebenarnya harusnya mati," ujarnya.
"Kami sudah mempelajari permainan mereka lewat video tapi ternyata tadi sangat berbeda di lapangan," ia menambahkan.
Kekalahan pada babak pertama All England 2026 membuat Leo/Bagas kembali menuai hasil buruk setelah pada awal Februari 2026 bisa menjadi juara Thailand Masters.
(ikw/nva)

5 hours ago
1

















































