Jawaban I.League Soal Turnamen Pendamping Super Leagus Musim Depan

5 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Operator Super League atau I.League menjawab rumor soal akan digelarnya turnamen tambahan disela-sela berlangsungnya kompetisi di tanah air.

I.League bersama PSSI tengah menggodok kemungkinan penyelenggaraan turnamen tambahan di tengah berjalannya kompetisi Super League yang diproyeksikan berlangsung pada musim 2026-2027.

Wacana tersebut mengemuka dalam Rapat Exco PSSI di Jakarta, Rabu (15/4). Rapat dipimpin oleh Ketum PSSI Erick Thohir dan dihadiri Wakil Ketua Umum, anggota Exco, serta jajaran Direksi I.League.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rapat itu membahas perkembangan dan penguatan kompetisi sepak bola nasional, mulai dari Super League, Championship, hingga kompetisi usia dini. Kemudian, salah satu pembahasan yang menarik perhatian adalah kemungkinan menghadirkan turnamen pendamping di sela kompetisi yang sedang berjalan.

"PSSI sendiri sedang menghitung kalau nanti ada tambahan turnamen," kata Erick Thohir.

"Dari I.League, kalau ada tambahan turnamen, mungkin total pertandingan klub bisa naik ke 40 lebih, 43 atau berapa. Nanti silakan tanya pihak liga," tambahnya.

Format turnamen yang akan dibentuk belum diumumkan secara resmi. Konsep turnamen di tengah musim semacam ini serupa dengan beberapa gelaran di liga-liga besar Eropa, seperti Piala Liga Inggris atau Coppa Italia.

Direktur Operasional I.League, Asep Saputra menyatakan bahwa pihaknya telah mempresentasikan sejumlah program kepada PSSI, termasuk gambaran kondisi musim ini dan rencana ke depan.

"Kami sudah bertemu PSSI dan diundang untuk mempresentasikan beberapa hal terkait gambaran yang terjadi di musim ini, termasuk program yang akan datang," ujar Asep.

"Yang pasti, semangat kami adalah agar kompetisi semakin baik dalam hal penegakan aturan yang lebih tinggi, serta memberikan ruang lebih banyak dalam jumlah pertandingan kepada klub maupun para pemain. Seperti apa bentuknya, detailnya akan kami sampaikan ketika sudah benar-benar matang," kata Asep.

Wacana turnamen tambahan ini sekaligus mengingatkan pada Piala Indonesia yang merupakan ajang pendamping kompetisi liga yang sudah lama mati suri. Piala Indonesia terakhir kali digelar pada 2019. PSM Makassar menjadi kampiun terakhir dalam ajang tersebut.

Sejak saat itu, turnamen tersebut tidak pernah kembali diselenggarakan, sehingga klub-klub tidak memiliki wadah kompetisi domestik di luar agenda reguler di liga.

Dengan adanya pembahasan serius antara I.League dan PSSI, turnamen tambahan itu kini berpeluang kembali hadir. Namun demikian, baik PSSI maupun I.League menyatakan bahwa detail program tersebut akan disampaikan lebih lanjut ketika rancangannya sudah benar-benar matang.

[Gambas:Video CNN]

(afr/jal)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi