Jenolan Caves, Gua Tertua di Bumi yang Sudah Ada Sejak Sebelum Zaman Dinosaurus

5 hours ago 3

Jakarta -

Para ilmuwan belum lama ini telah menemukan salah satu sistem gua tertua di dunia yang ternyata sudah terbentuk jauh sebelum kemunculan dinosaurus di Bumi. Gua itu adalah Jenolan Caves, sebuah komplek gua batu kapur yang berada di kawasan Blue Mountaines, Australia.

Usia sistem gua ini diperkirakan mencapai sekitar 340 juta tahun, menjadikan Jenolan Caves sebagai salah satu sistem gua terbuka tertuta yang pernah ditemukan di Bumi.

Namun yang lebih mengejutkan, gua ini ternyata sudah ada 100 juta tahun sebelum kemunculan dinosaurus pertama di Bumi. Dinosaurus sendiri diperkirakan mulai muncul sekitar 230 juta tahun lalu, sedangkan Jenolan Caves terbentuk jauh sebelum itu.

IFL Science melaporkan bahwa kompleks gua ini berada sekitar 175 kilometer dari Sydney, tepatnya di bagian New South Wales. Jenolan Caves kemudian punya jaringan gua yang sangat luas di bawah permukaan tanah dengan lebih dari 40 kilometer Lorong bawah tanah.


Selain itu, terdapat lebih dari 300 pintu masuk yang berhasil diidentifikasi ilmuwan. Jenolan Caves memiliki berbagai formasi batu kapur seperti stalaktit dan stalagmit yang terbentuk selama ratusan juta tahun. Terdapat pula banyak ruang besar di dalam gua dengan kolam air bawah tanah.

Hasil analisis para ilmuwan terhadap mineral tanah liat di Jenolan Caves, kompleks gua ini diperkirakan telah ada sejak 340 juta tahun lalu. Pada masa itu, banyak benua di Bumi masih menyatu dalam superkontinen purba yang disebut Gondwana.

Proses geologi yang mengangkat sebagian wilayah Australia dari bawah laut kemudian membentuk sistem gua kapur Jenolan Caves. Penemuan gua ini kemudian mengubah pandangan lama para ilmuwan yang sebelumnya mengira bahwa gua umumnya merupakan formasi geologi yang relatif 'muda'.

Namun keberadaan Jenolan Caves membuktikan bahwa sistem gua bisa bertahan selama ratusan juta tahun dan menjadi saksi perubahan besar planet Bumi. Kompleks gua Jenolan Caves kini menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Australia sekaligus laboratorium alami bagi ilmuwan.

(asw/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi