Jakarta, CNN Indonesia --
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani buka suara usai tim badminton Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di fase grup dan otomatis tersingkir dari Thomas Cup 2026.
Turun di partai keempat, Sabar/Reza tak mampu menyumbang poin setelah kalah dua gim langsung lewat pertarungan sengit 19-21, 19-21 di Forum Horsens, Belgia, Rabu (29/4) dini hari WIB.
"Kami sudah mencoba untuk mengeluarkan yang terbaik di gim tadi. Tapi kami harus akui bahwa Prancis bermain sangat baik, sangat percaya diri. Kami pernah bertemu mereka dua kali dan hari ini permainannya jauh berbeda dari dua pertemuan itu," kata Sabar dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mempunyai kepercayaan diri, di tiga pertandingan awal mereka sudah menang dan itu membuat asa yang tinggi. Sebaliknya kami berdua tidak bisa kontrol tekanan itu," kata sabar menambahkan.
Lebih lanjut Sabar mengatakan, kekalahan di Thomas Cup 2026 jadi pelajaran berharga. Ia berjanji bangkit di kejuaraan berikutnya.
"Pelajaran dan pengalaman besar buat kami bagaimana untuk mengontrol tekanan di turnamen beregu seperti ini. Tidak mudah apalagi dengan kondisi tim yang sedang tertinggal," ujarnya.
Sementara itu, Reza Pahlevi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas hasil negatif di Thomas Cup 2026.
"Mereka tadi sempat ketinggalan, habis itu menyamakan kedudukan. Dari situ permainan mereka semakin menjadi, semakin percaya diri. Itu membuat kami terus tertekan di akhir gim pertama."
"Gim kedua kami sudah mencoba dari awal sampai akhir tapi tidak bisa mengembalikan keadaan. Kami mohon maaf tidak bisa menyumbang poin yang sangat penting hari ini," ujar Reza.
(jun/jun/jal)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1

















































