Kata Menpora Usai Komisi X Minta Hukum Berat Pelaku Pelecehan Atlet

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menpora RI Erick Thohir berterima kasih kepada Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian yang mendesak agar pelaku pelecehan atlet panjat tebing disanksi berat.

"Terima kasih atas perhatian dan kepedulian Ibu Hetifah Sjaifudian selaku Ketua Komisi X DPR RI yang turut menyuarakan pentingnya perlindungan bagi para atlet, para pejuang muruah bangsa," ujar Erick mengomentari pernyataan dari Hetifah di Instagram pribadinya pada Minggu (1/3).

"Sebagai mitra strategis Kemenpora, Komisi X DPR RI memiliki peran penting dalam mengawal penguatan kepemudaan dan keolahragaan, sekaligus memastikan setiap atlet mendapatkan rasa aman serta terlindungi dari segala bentuk pelecehan dan kekerasan. Atlet adalah simbol kehormatan bangsa. Mari kita bersama-sama melindungi atlet Indonesia," ucap Erick menambahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Komisi X DPR RI mendesak agar pelaku pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing dihukum larangan aktif di olahraga seumur hidup.

"Jika terbukti bersalah, pelaku harus dihukum berat dan dilarang seumur hidup berkecimpung di dunia olahraga," kata Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dikutip dari Antara, Sabtu (28/2).

Kasus dugaan kekerasan seksual dan fisik oleh pelatih panjat tebing berinisial HB mencuat setelah laporan delapan atlet panjat tebing kepada Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid.

[Gambas:Instagram]

FPTI pun bertindak dengan menonaktifkan HB dari posisinya sebagai pelatih kepala serta membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menelusuri kasus tersebut.

Hetifah menyampaikan rasa prihatin dan mengecam keras setiap tindakan kekerasan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet karena merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan mencederai nilai-nilai sportivitas.

Apalagi, kata dia, peristiwa terjadi di dalam pusat pelatihan nasional (pelatnas) yang sepatutnya menjadi arena bagi atlet untuk menempa diri demi memberikan prestasi kepada bangsa.

"Kita tidak boleh mentolerir kekerasan seksual dalam bentuk apa pun, terlebih lagi yang terjadi di dunia olahraga yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para atlet untuk berkembang dan berprestasi," kata Hetifah.

[Gambas:Video CNN]

(rhr)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi