Kecerdasan Buatan Mengancam Keamanan Data Perusahaan di Pasar Indonesia

10 hours ago 3

Selular.ID – Penyedia solusi keamanan informasi internasional, SearchInform, secara resmi membuka kantor barunya di Jakarta.

Langkah ekspansi ini bertujuan memperkuat penetrasi bisnis keamanan siber di Indonesia sekaligus mendukung kepatuhan korporasi terhadap regulasi pelindungan data pribadi.

Lev Matveev, Founder SearchInform, menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan ekonomi digital di Indonesia membuat aset data perusahaan bernilai sangat tinggi.

Namun, kondisi ini berbanding lurus dengan tingginya risiko kebocoran data, penyalahgunaan wewenang, hingga ancaman keamanan dari internal organisasi.

Penggunaan perangkat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang makin masif di lingkungan kerja juga melahirkan tantangan keamanan baru bagi perusahaan.

Matveev menegaskan bahwa keberadaan kantor permanen di Jakarta memungkinkan SearchInform memberikan pendampingan langsung secara berkelanjutan kepada seluruh konsumen maupun mitra bisnis.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

“Kehadiran kami di Jakarta memungkinkan SearchInform tidak hanya menyediakan perangkat lunak, tetapi juga memberikan dukungan berkelanjutan kepada mitra dan pelanggan di setiap tahap, mulai dari konsultasi dan pengujian hingga implementasi serta penggunaan sehari-hari,” ujar Lev Matveev.

Ke depan, perusahaan merencanakan ekspansi aktivitas lokal melalui forum industri, fasilitasi komunikasi mitra, hingga pelatihan rutin bagi praktisi keamanan siber di Indonesia.

Portofolio Solusi Perlindungan Data dari Risiko Internal
Dalam kesempatan yang sama, Mairi Herman, Country Director SearchInform Indonesia,  memaparkan pendekatan perusahaan dalam memitigasi risiko keamanan internal korporasi.

Portofolio teknologi yang dibawa SearchInform meliputi Data Loss Prevention (DLP), Data-Centric Audit and Protection (DCAP), Security Information and Event Management (SIEM), hingga solusi Next-Gen DLP yang dibekali asisten AI terintegrasi.

Mairi menyebutkan model kemitraan strategis yang dirancang untuk membantu organisasi lokal menjawab kompleksitas lanskap keamanan siber modern.

“Ancaman keamanan data saat ini tidak lagi sebatas serangan siber dari peretas luar, melainkan mencakup potensi penyalahgunaan hak akses data sensitif oleh pihak internal,”ungkap Mairi.

Teknologi yang dihadirkan diarahkan untuk membantu mitra bisnis mengidentifikasi celah keamanan, mengontrol arus data sensitif.

Serta memastikan kepatuhan operasional berjalan sesuai kerangka hukum yang berlaku di Indonesia.

Dorongan Implementasi UU PDP dan Rencana Pilot Project
Pertumbuhan kebutuhan solusi keamanan data di Indonesia juga dipicu oleh kewajiban kepatuhan terhadap Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

Regulasi ini mendorong sektor bisnis untuk memprioritaskan tata kelola data pribadi, baik dari aspek legalitas maupun teknis operasional.

Business Development Manager PT Nalela Karya Persada, Christian Perdana, menilai bahwa hadirnya UU PDP membuat organisasi membutuhkan visibilitas tinggi atas pengelolaan data sensitif.

“Organisasi kini membutuhkan visibilitas dan kontrol yang lebih baik atas bagaimana data sensitif dan data pribadi diakses, digunakan, dibagikan, dan dilindungi. Di sinilah kami melihat relevansi yang kuat bagi SearchInform, khususnya dalam hal pencegahan kebocoran data, pengelolaan risiko internal, dan pemantauan aktivitas karyawan,” tutur Christian.

Antusiasme pasar tercermin pada akhir rangkaian peresmian, di mana SearchInform menggelar diskusi bisnis intensif secara individual.

Lebih dari 50 perusahaan menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan portofolio perangkat lunak SearchInform ke dalam layanan keamanan siber mereka.

Sekaligus mengagendakan implementasi proyek percontohan (pilot project) bersama sejumlah pelanggan utama di tanah air.

SearchInform, secara resmi membuka kantor barunya di Jakarta pada Kamis (18/9/2026). Pembukaan fasilitas operasional di Indonesia menjadi bagian dari strategi jangka panjang SearchInform untuk merambah kawasan Asia Tenggara.

Sebelumnya pada musim panas 2026, perusahaankeamanan data ini telah meresmikan kantor operasional di Ho Chi Minh City, Vietnam, serta Kuala Lumpur, Malaysia.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi