Keluarga Nus Kei Berharap Pelaku Penikaman Dihukum Berat

3 hours ago 2

Ambon, CNN Indonesia --

Keluarga Ketua DPC Partai Golkar Agripinus Romatora alias Nus Kei berharap para pelaku penikaman Nus Kei dihukum seberat-beratnya.

"Keluarga besar, besar harapan para pelaku dihukum mati, hukuman itu sesuai dengan kematian saudara kami," kata keluarga Nus Kei, Ginto saat dihubungi, Minggu (19/4) malam.

Seluruh kader Partai Golkar hingga pendukung melayat ke rumah duka Nus Kei di kawasan Karang Tagepe belakang Dargon Lama Ohoijang, Minggu (19/4) malam. Sejumlah aparat keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ginto hukuman berat tersebut pantas diberikan kepada pelaku. Ia bilang, keluarga merasa terpukul dan kehilangan atas tewasnya Nus Kei.

"Kami pasti merasa kehilangan, pasti semua merasa sedih, tapi ini rencana Tuhan, namanya juga manusia, takdir Tuhan,"ucapnya.

Keluarga korban lantas menyerahkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.

Ia berkata pihak korban masih menunggu terkait motif pasti hingga menewaskan Nus Kei karena masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim.

Mereka berharap para pelaku yang sementara menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim bisa dihukum sesuai dengan perbuatannya.

"Kami berharap pelaku dikenakan pasal yang harus seimbang dengan perbuatan,"tuturnya.

Saat ini, aparat kepolisian setempat masih berjaga-jaga di perbatasan antara Desa Tatrean dan Desa Ohoi Holat, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Aktivitas warga kedua desa pun masih terbilang sepi.

Nus Kei (59) tewas di Bandara Sadsuitubun, Minggu (19/4) sekitar pukul 12:00 WIT.

Kala itu, Nus Kei menumpangi maskapai Lion Air JT880. Saat itu Nus Kei mendarat di Bandar Udara Karel Sadsuitubun setelah melakukan penerbangan dari Bandara Pattimura Ambon sekitar pukul 10:45 WIT.

Setiba di bandara Karel Sadsuitubun, Nus Kei turun dan sempat dijemput oleh keluarga. Ia sempat ngobrol sementara di depan pintu keluar bandara.

Selang beberapa menit, datang seorang pria dengan memakai jaket merah dan mengenakan masker langsung menikam Nus Kei.

Nus Kei sempat berusaha menyelamatkan diri ke dalam ruang tunggu bandara dengan kondisi tubuh tertusuk pisau.

Ia lantas terjatuh akibat kondisi tubuh menurun karena pendarahan. Petugas bandara yang melihat Nus Kei terjatuh langsung memberikan pertolongan.

Sementara kakak Nus Kei sempat mengejar dan menangkap pelaku. Namun, upayanya tak berhasil setelah pelaku terus memberikan perlawanan dan berhasil kabur.

Keluarga korban pun memutuskan membawa Nus Kei ke RS dengan. Harapan Nus Kei bisa tertolong sekitar pukul 11:10 WIT.

Nus Kei sempat mendapatkan penanganan medis namun nyawa Nus Kei tak bisa tertolong setelah mengalami pendarahan dan luka pada organ vital pukul 11:44 WIT.

Nus Kei tewas dengan empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher kiri serta tulang belakang.

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Nus Kei tiba di Maluku Tenggara untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara yang direncanakan akan digelar pada 22 April 2026.

(sai/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi