Jakarta -
Dunia transportasi Tanah Air tengah dilanda duka. Kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur merenggut nyawa para penumpang yang terjadi sebelum pukul 9 malam, Senin (27/4).
Diketahui hingga saat ini, ada 14 penumpang yang dinyatakan meninggal dunia dan 84 luka-luka akibat kecelakaan maut tersebut. Proses evakuasi pun berlangsung hingga Selasa (28/4) pagi.
Salah seorang penumpang yang berhasil selamat dari kecelakaan tadi malam, menceritakan bagaimana suasana mencekam di gerbong KRL tersebut. Dalam video yang diunggah akun TikTok @kang.so_ra, penumpang bernama Oliv bercerita tentang kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tadi malam.
Ia mengaku menjadi penumpang di KRL yang ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek. Kala itu, ia duduk di gerbong khusus wanita paling belakang.
Oliv menceritakan KRL yang ditumpanginya berhenti akibat adanya kecelakaan pertama antara KRL dan taksi hijau.
"Aku di kereta pertama, gerbong paling belakang yang khusus wanita sama antara kepala gerbong. Nah, itu aku posisinya di sebelah kanan, dekat pintu," cerita Oliv dalam akun TikTok @kang.so_ra, dilihat Selasa (28/4).
"Awal tuh masih jalan dikit (KRL), sumpah masih jalan dikit banget. Nggak lama, tiba-tiba kereta yang aku tempatin ini berhenti. Ternyata ada kejadian pertama. Dan kejadian pertamanya itu adalah taksi. Kereta yang pertama ini nabrak taksi," sambungnya.
@kang.so_ra cerita kesaksian dari penumpang yang selamat @𝑂𝐿𝐼𝑉 `𝐺𝐿 dari insiden Kereta tabrak KRL dan KRL tabrak taksi, sebelum kereta Argo Bromo tabrak KRL gerbong wanita, si KRL ini tabrak taksi yang stuck di rel otomatis KRL pun ikut terhenti beberapa menit kemudian datang kereta Argo dan terjadilah kereta Argo menghantam dari gerbong belakang (khusus wanita) nembus sampai gerbong tengah KRL.. #stasiunbekasitimur ♬ suara asli - Nia TobingAkibat kecelakaan KRL dan taksi hijau, KRL yang ditumpangi Oliv terpaksa menunda keberangkatan. Namun, di saat sedang menunggu suasana kondusif, tiba-tiba saja KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kencang, hingga menabrak KRL yang ditumpangi Oliv.
"Terus nggak lama dari itu, orang pada rame tuh pada keluar. Nah, terus ada info dari keretanya, katanya nunggu dulu selama 5 menit sampai 10 menit, karena ada kejadian ini. Ya udah tuh gue nunggu di dalam," tutur Oliv.
"Nah, terus nggak lama kereta Argo ini lewat. Jadi keretanya masih berhenti, kereta Argo lewat, jadi ya udah nabrak, kayak adu banteng, antara kereta sama kereta," lanjutnya.
Oliv yang duduk di dekat pintu pembatas antara gerbong, sampai terjatuh akibat tabrakan tersebut.
"Nah, posisinya aku tuh kan dekat antara gerbong sama gerbong, itu kan ada pintu tengah-tengahnya, nah aku tuh di situ. Posisi aku tuh udah ngegeletak kayak gini. Ini tangan aku (telapak tangan) kan luka, ini aku bekas nahan. Jadi aku udah nahan kayak gini, kaki aku kejepit, kaki aku kayak keselengker gitu lho, pokoknya miring gitu," ceritanya mengungkapkan.
Beruntung, ada seorang wanita yang menarik dirinya keluar dari gerbong KRL.
"Nah, terus ada mbak-mbak di belakang narik aku keluar langsung. Dan aku ditariknya diseret. Karena benar-benar suasananya itu udah nggak kondusif, jadi aku diseret," paparnya.
"Akhirnya aku baik-baik aja. Untungnya aku diselamatin sama mbak-mbak itu, jadinya nggak kejepit. Kalau kejepit, aduh, gila banget," pungkas Oliv.
(kpr)
Loading ...

5 hours ago
1








































