Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, mengunjungi warga hunian sementara (huntara) di Desa Tanjung Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (29/4).
Kunjungan ini diisi dengan penyaluran bantuan sosial dan senam sehat bersama anak-anak sekolah dasar yang dipimpin Pengurus Pusat (PP) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi). Kegiatan tersebut bertepatan dengan Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026. Tri menyebut pemilihan lokasi huntara bukan tanpa alasan.
"Saya memilih tempat ini karena Hari Posyandu ini penting buat kita semua. Sebab pelayanan Posyandu ini menyentuh sampai tingkat-tingkat di bawah, yaitu desa-desa," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran TP PKK dan Tim Pembina Posyandu di huntara disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan warga pascabencana. Kegiatan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus membangkitkan semangat masyarakat yang masih tinggal di hunian sementara.
Tri menjelaskan, Posyandu saat ini tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan semata. Posyandu telah berkembang menjadi wadah pelayanan terpadu di tingkat desa yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
"Di sini harusnya memang ada pelayanan-pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, yaitu berupa enam Standar Pelayanan Minimum, standar pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat," terangnya.
Keberadaan layanan Posyandu di kawasan huntara dinilai penting untuk memastikan warga tetap mendapat akses layanan dasar. Layanan itu mencakup pemeriksaan kesehatan balita, imunisasi, vaksinasi, hingga pemeriksaan kesehatan umum bagi masyarakat.
Bantuan yang disalurkan TP PKK Pusat di lokasi tersebut mencakup 62 paket sembako, 3 paket alat olahraga, dan 3 paket buku bacaan. Selain itu, disalurkan pula dokumen Kartu Identitas Anak untuk 2 anak, 3 paket papan tulis, serta 3 paket teknologi pembelajaran yang masing-masing terdiri dari laptop, layar, dan infokus.
Sementara itu, Tim Pembina Posyandu Pusat menyalurkan bantuan yang lebih besar. Warga menerima 180 paket sembako, 298 paket perlengkapan ibadah, 298 paket perlengkapan dapur dan makan, 3.678 potong pakaian, serta 100 paket makanan ringan anak.
"Hari Posyandu ini menyatukan kita semua untuk melayani masyarakat yang memerlukan, melalui enam SPM, dan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini," tegas Tri.
Sebagai informasi, acara ini dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Aceh Marlina Muzakir, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Aceh Mukarramah Fadhlullah, serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Aceh Utara Musliana Ismail. Hadir pula pengurus TP PKK Pusat, pengurus Tim Pembina Posyandu Pusat, dan Pengurus Pusat Perwosi.
(rir)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2

















































