Jakarta, CNN Indonesia --
Kiai pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) jadi tersangka dan ditahan terkait kasus pencabulan belasan santri laki-laki.
"Hasil gelar perkara kita bersama, terduga oknum sudah kita tetapkan menjadi tersangka dan saat ini kita lakukan penahanan di rutan Polres Ponorogo," Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengutip detikcom, Rabu (20/5).
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan dari 11 korban yang melapor akan ada tambahan korban lain. Lantaran, kejadian ini sudah berlangsung lama sejak 2017 hingga 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin kami masih mendalami apabila nanti ada mantan santriawan yang mungkin dulu telah dilakukan pencabulan oleh oknum pimpinan pondok pesantren tersebut. Silakan nanti berikan informasi kepada masyarakat apabila ada korban-korban lain yang belum teridentifikasi," jelas Imam.
Imam menerangkan kasus ini terungkap usai salah satu korban melapor dan mendapati informasi dari masyarakat. Pihaknya pun melakukan rangkaian penyelidikan.
"Modusnya pijat, jadi santri dipanggil satu per satu masuk kamar, kemudian setelah dilakukan pencabulan, korban diberi uang jajan Rp100 ribu," papar Imam.
Saat ini, lanjut Imam, kondisi korban perlu pendampingan khusus baik dari psikolog maupun pengacara. Karena korban mengalami depresi. Asesmen pun tengah dilakukan oleh pihak Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo.
"Karena korban mengalami depresi, kita lakukan pendampingan dari psikolog Dinas Sosial sama pengacara juga," pungkas Imam.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
1

















































