Kompor Listrik vs Kompor Induksi, Mana yang Lebih Hemat dan Aman Dipakai di Rumah?

6 hours ago 3

Jakarta -

Kompor memiliki peran penting untuk menunjang aktivitas harian dalam kehidupan manusia. Seiring berkembangnya teknologi, alat masak ini telah berevolusi menjadi jauh lebih modern dan efisien.

Kompor listrik dan kompor induksi hadir sebagai solusi praktis dalam memasak. Berbeda dengan kompor gas yang membutuhkan tabung gas untuk menghasilkan api, kedua kompor tersebut justru menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panasnya.

Meski sama-sama menggunakan sumber listrik, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Lantas, mana yang lebih hemat dan aman dipakai untuk kebutuhan rumah tangga masa kini? Mari kita kulik bersama-sama dalam artikel berikut ini.

Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi

- Cara Kerja


Kompor listrik adalah kompor yang menghasilkan panas dari hantaran listrik yang disalurkan lewat kumparan logam di bagian bawahnya. Hambatan listrik yang terjadi di dalam kumparan itu menghasilkan arus listrik yang mampu menciptakan energi panas. Dengan teknologi infra merah, panas tersebut kemudian ditransfer ke peralatan masak.

Sama halnya dengan kompor listrik, kompor induksi juga tidak menghasilkan api terbuka. Namun, cara kerjanya sedikit berbeda dengan kompor listrik.

Kompor induksi memanfaatkan elektromagnet sebagai sumber panasnya. Arus listrik yang mengalir lewat cincin elektromagnetik akan langsung menghasilkan energi panas yang mampu memanaskan panci atau wajan tanpa memerlukan perantara.

- Efektivitas Panas

Perbedaan cara penyaluran energi membuat kedua kompor ini memiliki kemampuan berbeda saat menghasilkan panas.

Kompor listrik cenderung bekerja dengan cara memanfaatkan panas sisa. Jadi, setelah kompor listrik dimatikan, permukaannya masih tetap terasa hangat. Ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga suhu makanan tetap hangat setelah dimasak tanpa harus menyalakan kompor kembali.

Berbeda dengan kompor induksi yang memiliki respon lebih cepat terhadap perubahan suhu. Selain itu, kompor induksi juga mampu menghasilkan panas yang lebih merata pada permukaan alat memasak.

- Harga dan Kemudahan Pemasangan

Kompor listrik biasanya dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau daripada kompor induksi. Selain itu, kompor listrik juga dinilai lebih fleksibel karena bisa menggunakan berbagai jenis peralatan masak, termasuk panci dan wajan yang biasa digunakan pada kompor gas.

Sementara kompor induksi memerlukan peralatan khusus agar panas dapat tersalurkan secara optimal. Untuk kompor induksi, panci atau wajan yang digunakan harus memiliki permukaan dasar yang datar dan mengandung bahan magnetik yang berperan sebagai penghantar panas.

- Efisiensi Energi

Jika dilihat dari segi energi, kompor induksi dinilai lebih efisien karena panas yang dihasilkan langsung tersalurkan ke peralatan masak. Tingkat efisiensinya dinilai mencapai 80 hingga 90 persen. Angka ini berbanding terbalik dengan kompor listrik yang hanya menyentuh angka efisiensi sekitar 70 persen, sebab penyaluran panasnya tidak bisa secara langsung. Bahkan, kompor induksi dapat mendidihkan air lebih cepat dibandingkan kompor listrik.

- Keamanan

Faktor keamanan juga kerap menjadi pertimbangan untuk memilih kompor. Dalam hal ini, kompor induksi berhasil mendominasi.

Kompor induksi dinilai lebih aman karena permukaannya tidak terasa panas saat disentuh sehingga mengurangi risiko luka bakar. Selain itu, kompor ini juga dilengkapi teknologi khusus yang membuatnya tidak akan menyala jika tidak ada peralatan masak berbahan logam di atasnya.

- Suhu Maksimal

Perbedaan kompor induksi dan kompor listrik juga terletak pada performa mereka dalam mencapai suhu maksimal. Kompor listrik dapat mencapai suhu yang lebih tinggi, yakni sekitar 393 derajat celsius. Sedangkan kompor induksi memiliki suhu maksimal yang lebih rendah, yakni sekitar 351 derajat celsius.

Mana yang Lebih Hemat dan Aman?

Dari penjelasan di atas, kita dapat melihat perbedaan yang signifikan antara kompor listrik dan induksi. Keduanya memiliki keunggulan spesifik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dapur.

Dalam hal keamanan, kompor induksi dianggap lebih aman berkat kemampuannya dalam merespons perubahan suhu secara cepat. Begitu dimatikan, suhu panas juga akan langsung terhenti sehingga lebih aman.

Namun, kalau dari segi harga, kompor listrik umumnya jauh lebih terjangkau dibanding kompor induksi.

Insertizen dapat menyesuaikan kompor sesuai kebutuhan. Baik kompor listrik dan kompor induksi menawarkan keunggulannya masing-masing. Dengan memilih kompor yang tepat, rutinitas masak tidak hanya jadi lebih mudah, tapi juga akan terasa lebih menyenangkan setiap harinya.

(asr/KHS)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi