Jakarta, CNN Indonesia --
Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) menyampaikan keprihatinan yang mendalam akibat krisis yang terjadi di negara-negara Teluk dan Iran.
Perang yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel berimbas ke negara-negara Teluk seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
Pada akhir pekan lalu, setelah diserang AS dan Israel, Iran membalas menyerang sejumlah negara Teluk yang terkait dengan AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konflik di Timur Tengah itu mengundang kekhawatiran dari AVC. Presiden AVC Ramon Suzara berharap krisis tersebut segera berakhir damai.
"Saya menulis surat ini kepada Anda hari ini terkait krisis yang sedang berlangsung di Teluk dan Iran. Atas nama seluruh Konfederasi Bola Voli Asia, saya ingin menyampaikan keprihatinan terdalam saya kepada semua orang yang terkena dampak dari keadaan yang sangat mengkhawatirkan ini," kata Suzara.
"Pertama dan terutama, saya sangat berharap Anda, keluarga Anda, dan orang-orang terkasih Anda aman dan tenteram. Ketahuilah bahwa pikiran dan doa kami menyertai Anda semua, dan kami berdoa dengan sungguh-sungguh agar krisis ini segera berakhir dengan damai."
Suzara juga berharap komunitas bola voli tetap bersatu di tengah krisis tersebut. AVC bertekad membantu anggotanya keluar dari masa sulit saat ini.
"Di masa-masa sulit, komunitas bola voli kita harus bersatu. Saya ingin meyakinkan Anda bahwa AVC siap membantu federasi anggota kami di Teluk dan Iran dengan cara apa pun yang kami bisa. Kami sepenuhnya berkomitmen untuk mendukung Anda melalui masa sulit ini," ujar Suzara.
"Tetaplah aman, dan mari kita tetap kuat dan bersatu," tutur Suzara melanjutkan.
(sry/jun)

4 hours ago
2
















































