Lebih Akrab dengan Tempat Kelahiran Kartini, Simpan Daya Tarik Wisata

4 hours ago 3

CNN Indonesia

Selasa, 21 Apr 2026 13:00 WIB

Wilayah Jepara menyimpan potensi wisata yang jauh lebih beragam dan menarik untuk dijelajahi, bukan hanya sekadar tempat kelahiran R.A. Kartini. Ilustrasi R.A. Kartini. (Agung Mardika/ Detikcom)

Jakarta, CNN Indonesia --

Terletak di jalur Pantura, Kabupaten Jepara di Jawa Tengah seringkali hanya dikenal sebagai tempat kelahiran pahlawan emansipasi wanita, R.A. Kartini. Namun, Jepara ternyata lebih dari itu.

Wilayah Jepara menyimpan potensi wisata yang jauh lebih beragam dan menarik untuk dijelajahi. Selama ini, reputasi Jepara memang lekat sebagai pusat mebel berkualitas dunia.

Angka ekspornya fantastis, mencapai 177,03 juta dolar AS dengan volume 53,65 juta kilogram. Namun, daya tarik Jepara tak berhenti pada furnitur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabupaten ini memiliki kekayaan destinasi mulai dari sejarah, alam, budaya, hingga kuliner yang unik.

Sebagai kota kelahiran Kartini, wisata sejarah di Jepara sangat kental dengan sosok sang pahlawan. Wisatawan dapat melakukan tapak tilas ke Museum R.A. Kartini untuk melihat berbagai barang peninggalannya.

Selain itu, terdapat Pendopo Jepara yang dahulu merupakan tempat tinggal Kartini sekaligus tempat lahirnya gagasan-gagasan emansipasi perempuan.

Jepara juga memiliki situs sejarah kolonial, yakni Benteng Portugis di Desa Banyumanis. Benteng ini merupakan bukti kerja sama Sultan Agung dengan bangsa Portugis untuk melawan VOC.

Sementara untuk potensi wisata alam di Jepara terbilang lengkap, mulai dari pantai, bukit, air terjun, hingga gunung. Salah satu primadonanya adalah Pantai Blebak.

Pantai ini menawarkan pasir putih yang lembut dengan pemandangan alami sawah dan bakau di sekitarnya. Suasananya yang tenang cocok untuk healing, terutama saat matahari terbenam.

Tentu saja, wisata alam unggulan yang paling ikonik adalah Kepulauan Karimunjawa. Meski membutuhkan perjalanan kapal 3-5 jam dari kota, keindahan alam dan alam bawah lautnya yang masih asri dan terjaga mampu memukau setiap wisatawan.

Jepara juga memiliki kekayaan tradisi unik. Salah satunya adalah Lomban Kupatan, yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda nasional.

Digelar sepekan setelah Hari Raya Idulfitri, tradisi ini merupakan simbol sedekah laut dan wujud syukur masyarakat. Prosesinya dilakukan dengan menenggelamkan kepala kerbau ke tengah laut yang kemudian diperebutkan oleh warga.

Menjelajahi Jepara tak lengkap tanpa mencicipi kulinernya. Menu andalannya adalah lontong krubyuk, yaitu lontong yang disajikan dengan kuah kaldu sapi, suwiran ayam rebus, tauge setengah matang, dan seledri.

Pilihan lain yang tak kalah unik adalah horok-horok (pengganti nasi dari tepung aren yang biasa dimakan dengan pecel atau sate), kuluban (urap sayur khas Jepara), serta adon-adon coro, minuman hangat berempah yang menyehatkan.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi