Selular.ID – Erajaya Digital melalui brand ritelnya erafone meluncurkan kampanye nasional “erafone Lebih Dekat” pada 28 April 2026 untuk memperkuat akses layanan dan pengalaman pelanggan di seluruh Indonesia.
Kampanye ini dijalankan sepanjang kuartal kedua 2026 dengan fokus pada ekspansi jaringan toko, aktivasi regional, serta optimalisasi layanan omnichannel berbasis aplikasi erafone.
Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses produk teknologi yang merata, baik di kota besar maupun wilayah yang lebih kecil.
Hingga April 2026, erafone tercatat telah mengoperasikan lebih dari 1.103 toko di berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya salah satu jaringan ritel perangkat digital dengan jangkauan luas di pasar domestik.
CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menyatakan bahwa kampanye ini dirancang untuk mendekatkan layanan perusahaan dengan pelanggan melalui integrasi jaringan ritel dan kapabilitas digital.
Ia menegaskan bahwa perusahaan ingin menghadirkan akses produk dan layanan teknologi yang lebih cepat, relevan, serta terhubung secara menyeluruh antara kanal online dan offline.
Sebagai bagian dari implementasi kampanye, erafone menambah 14 gerai baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Ekspansi ini mencakup berbagai kota seperti Tarutung, Rantau, Samarinda, Palu, hingga Ambon.
Beberapa lokasi bahkan menjadi titik kehadiran pertama erafone, termasuk di Tarutung dan Rantau, yang menunjukkan strategi penetrasi pasar ke wilayah non-metropolitan.
Ekspansi jaringan ini tidak hanya bertujuan memperluas distribusi produk, tetapi juga meningkatkan akses layanan purna jual dan interaksi langsung dengan pelanggan.
Dalam industri ritel perangkat digital, kehadiran fisik toko masih menjadi faktor penting untuk memberikan pengalaman mencoba produk secara langsung serta konsultasi dengan tenaga penjual.
Di sisi lain, erafone memperkuat pendekatan omnichannel melalui aplikasi resminya.
Aplikasi ini menjadi pusat integrasi layanan, termasuk fitur Click & Pickup yang memungkinkan pelanggan membeli produk secara online dan mengambilnya di toko terdekat.
Selain itu, layanan eraXpress memberikan opsi pengiriman cepat untuk mendukung kebutuhan transaksi yang lebih instan.
Pendekatan omnichannel sendiri merujuk pada integrasi berbagai kanal penjualan dan layanan, baik online maupun offline, agar pelanggan mendapatkan pengalaman yang konsisten.
Dalam konteks ini, erafone memanfaatkan aplikasi sebagai penghubung antara jaringan toko fisik dan platform digital.
Untuk mendorong adopsi layanan dan meningkatkan engagement pelanggan, erafone juga menghadirkan program promosi nasional bertajuk erafone Fair yang berlangsung pada 27 April hingga 3 Mei 2026.
Program ini mencakup berbagai skema penawaran seperti flash sale, happy hour, clearance sale, hingga lelang gadget.
Selain itu, terdapat pula kampanye affordability bertema “Gak Pake Mahal” yang menargetkan konsumen dengan kebutuhan perangkat terjangkau.
Pada momen pembukaan gerai baru, perusahaan turut menghadirkan promo grand opening dengan berbagai penawaran, termasuk potongan harga hingga Rp7 juta, flash sale mulai Rp59 ribu, serta tambahan diskon melalui kerja sama dengan perbankan.
Program ini dirancang untuk mendorong kunjungan ke toko sekaligus memperkenalkan pengalaman belanja langsung kepada pelanggan di wilayah baru.
Selain promosi, kampanye “erafone Lebih Dekat” juga diperkuat dengan aktivitas berbasis komunitas seperti tech talk, fun run, dan roadshow.
Aktivitas ini melibatkan kolaborasi dengan mitra lokal untuk meningkatkan relevansi di tingkat daerah.
Pendekatan regional ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan di berbagai wilayah.
Dari sisi digital, erafone memanfaatkan push notification berbasis lokasi, aktivasi media sosial, serta kolaborasi dengan Key Opinion Leaders (KOL) untuk memperluas jangkauan kampanye.
Strategi ini mencerminkan tren pemasaran ritel yang semakin mengandalkan data dan personalisasi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dengan konsumen.
Kampanye ini juga mencerminkan dinamika industri ritel perangkat teknologi di Indonesia yang semakin kompetitif.
Pelaku industri tidak hanya bersaing dalam hal harga dan produk, tetapi juga dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang terintegrasi dan mudah diakses.
Erajaya Digital menegaskan bahwa penguatan ekosistem omnichannel akan terus menjadi fokus ke depan.
Perusahaan berupaya memastikan pelanggan dapat mengakses produk dan layanan teknologi secara lebih fleksibel, baik melalui toko fisik maupun platform digital, sejalan dengan peningkatan adopsi layanan berbasis aplikasi di Indonesia.
















































