Jakarta, CNN Indonesia --
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi mengalihkan arus lalu lintas kendaraan pemudik dari jalur lintas timur (Jalintim) Sumatra rute Jambi-Palembang ke jalur alternatif imbas kemacetan parah di lokasi tersebut.
Akses jalan di wilayah Musi Banyuasin hingga Banyuasin masih terjadi kemacetan panjang kendaraan bahkan hingga berpuluh-puluh kilometer dua hari terakhir. Melansir dari rekaman-rekaman di media sosial dari TikTok hingga X, pada Selasa (18/3) pagi ini situasi Jalintim masih padat merayap.
Pengendara pemudik dialihkan ke jalur alternatif lintas barat dan tengah guna mengurai kemacetan di Jalintim Jambi ke arah Palembang tersebut sejak Senin (17/3) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kepadatan kendaraan yang signifikan di jalur tersebut selama arus mudik Lebaran," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, kemarin, seperti dikutip dari Antara.
Pengalihan arus ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kakorlantas Polri guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik.
Jalur alternatif
Jajaran lantas telah diinstruksikan menutup sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik, serta mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif yang telah disiapkan.
Seluruh kendaraan pemudik yang berasal dari arah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Riau dengan tujuan Palembang atau Jawa, dialihkan sepenuhnya melalui Jalur Lintas Barat Tengah. Ada dua opsi alternatif yang ditawarkan kepolisian.
Opsi pertama bagi pengendara yang menginginkan efisiensi waktu melalui akses jalan tol di bagian akhir perjalanan, dapat menempuh rute Jambi-Sarolangun-Lubuk Linggau - Musi Rawas-Lahat-Prabumulih- Palembang.
Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih-Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju pusat kota.
Sementara itu, opsi kedua bagi pengendara yang memilih jalur nontol, dapat menggunakan Jalur Tengah dengan rute Jambi - Sarolangun - Lubuk Linggau - Musi Rawas - Sekayu - Betung - Palembang.
Dalam pelaksanaannya, jajaran kepolisian melakukan berbagai langkah operasional seperti penambahan personel di titik penyekatan dan persimpangan utama untuk mengarahkan kendaraan.
Selain itu pemasangan spanduk dan papan petunjuk arah sementara di titik perbatasan Riau-Jambi serta titik pengalihan arus lainnya.
Kemudian, kata dia, jajaran Satlantas juga diminta untuk menginformasikan pengalihan arus ini secara masif melalui media sosial maupun media massa agar masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan dan tidak terjebak kemacetan di Jalur Lintas Timur.
Kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sarolangun dan Polres Musi Rawas Utara (Muratara) Polda Sumatera Selatan, guna memastikan kesiapan Jalur Lintas Tengah dalam menerima lonjakan volume kendaraan pemudik.
Langkah pengalihan arus ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
"Kebijakan pengalihan arus ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalur Lintas Timur Sumatera yang mengalami peningkatan signifikan," katanya.
Mengutip dari detikSumbagsel, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono mengatakan penutupan Jalintim dilakukan mulai Senin malam tadi. Untuk memastikan penutupan, petugas diturunkan membantu penyekatan kendaraan di sejumlah titik.
"Titik penyekatan di Pintu Tol Muaro Sebapo dan Pijoan. Termasuk di jalan arteri wilayah Muaro Jambi di perbatasan Jambi-Palembang," ujar Benny, Senin malam tadi.
(antara/kid)
Add
as a preferred source on Google

19 hours ago
4

















































