Malaysia Lagi-lagi Gagal di All England, Lima Tahun Apes

6 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Malaysia kembali gagal meraih juara di All England 2026 sekaligus memperpanjang puasa gelar dalam salah satu turnamen bergengsi tersebut.

Negeri Jiran punya capaian lebih baik dibanding Indonesia pada All England kali ini lantaran ada wakil di partai final, namun lagi-lagi kegagalan jadi ujung cerita.

Satu-satunya harapan Malaysia pada final All England 2026 adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pasangan unggulan kedua itu kembali mengulang cerita lama, yakni harus puas jadi runner up.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aaron/Soh kalah dari Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Sebelumnya pada 2023, Aaron/Soh takluk di tangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Sementara tujuh tahun lalu Aaron/Soh tunduk dari Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Kegagalan Aaron/Soh menambah panjang puasa gelar Malaysia di All England. Kali terakhir Malaysia angkat trofi All England adalah pada 2021 ketika Lee Zii Jia jadi kampiun sektor tunggal putra.

Setelah itu andalan-andalan Malaysia tak bisa berdiri di podium tertinggi.

Pada All England 2026, Malaysia punya harapan di sektor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran. Dari tiga sektor itu hanya Aaron/Soh yang bisa ke final.

Pearly Tan/Thinaah Muralitharan merupakan salah satu pasangan ganda putri yang kini terpandang, namun unggulan kedua itu kalah dari Baek Ha Na/Lee So Hee di semifinal.

Sementara di sektor ganda campuran, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei yang menjadi unggulan keempat di luar dugaan kalah dari pasangan non-unggulan asal Denmark.

Sedangkan untuk sektor tunggal putra, Leong Jun Hao yang merupakan satu-satunya wakil Malaysia kandas di babak 16 besar. Di sektor tunggal putri Malaysia tidak mengirimkan wakil.

Secara total Malaysia sudah mengoleksi 27 gelar All England. Sebanyak 15 gelar dari tunggal putra, 11,5 dari sektor ganda putra, dan 0,5 dari sektor ganda campuran.

Angka 0,5 di sektor ganda putra berasal dari kemenangan Heah Hock Aun yang berpasangan dengan pemain Amerika Serikat, Joseph Alston, pada 1957.

Sementara nilai setengah di ganda campuran diperoleh David Ewe Leong Choong pada 1953 yang berpartner bersama June White dari Inggris.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi