Mensos Ingin Temui Pimpinan KPK, Lapor Pengadaan di Sekolah Rakyat

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul berencana menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka keterbukaan atas pengadaan barang dan jasa program Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan Kemensos terbuka terhadap seluruh proses pengadaan di Sekolah Rakyat.

"Tentu kami terbuka. Jika ada waktu besok kami akan bertemu dengan pimpinan KPK untuk melaporkan seluruh proses-proses yang telah kita lewati," kata Gus Ipul di kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jakarta, Rabu (6/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul berpandangan pertemuan dengan pimpinan KPK merupakan kesempatan yang baik dalam rangka evaluasi bagi Kemensos sebelum melakukan proses pengadaan barang dan jasa untuk tahun anggaran 2026.

Gus Ipul juga menyatakan siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum mulai dari KPK, Kepolisian, hingga Kejaksaan.

"Kami amat sangat terbuka untuk diaudit diperiksa sebagai bagian dari upaya kita untuk tidak adanya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial," ucap dia.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Kemensos merupakan leading sector dalam program tersebut.

Pada saat yang sama, Gus Ipul juga meluruskan narasi mark up harga sepatu siswa Sekolah Rakyat sempat viral di media sosial.

Ia sebelumnya juga sudah membantah isu itu dan menyebutnya sebagai informasi bohong alias hoaks dan hanya berisi fitnah.

"Itu fitnah, hoaks," kata Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (5/5), dikutip dari keterangan resmi.

Gus Ipul menjelaskan harga Rp700 ribu untuk sepasang sepatu yang beredar di media sosial merupakan pagu anggaran (batas maksimal), bukan harga pembelian riil.

Ia lantas menunjukkan potongan narasi beserta foto melalui layar digital yang memuat foto dirinya dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tengah memberikan sepatu ke siswa Sekolah Rakyat. Foto tersebut merupakan potongan dokumentasi kegiatan Dialog Pilar-Pilar Sosial se-Malang Raya pada 2 Mei 2025 lalu.

Sementara sepatu yang diberikan adalah hadiah dari Gubernur Khofifah kepada 10 siswa Sekolah Rakyat yang bersumber dari APBD Pemprov Jawa Timur, bukan hasil pengadaan dari Kemensos.

"Sepatu yang dari Bu Khofifah, itu pemberian, itu bantuan dari Bu Khofifah untuk siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur," ujarnya.

Menurut Gus Ipul, membandingkan satu foto sepatu bermerek tertentu yang beredar di media sosial dengan keseluruhan pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat adalah tidak tepat, karena setiap jenis sepatu memiliki fungsi, spesifikasi, dan harga yang berbeda.

Ia pun mengklaim seluruh proses pengadaan dilaksanakan sesuai ketentuan, melalui mekanisme yang transparan dan kompetitif, dengan prinsip penawaran terbaik yang memenuhi spesifikasi sebagai dasar penetapan pemenang. Informasi yang berkembang perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap pelaksanaan program.

(fra/mnf/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi