Selular.ID – Pasar smartphone premium di Indonesia kini kedatangan pemain yang siap mengubah peta persaingan. Motorola, jenama legendaris yang kembali menunjukkan taringnya, resmi memperkenalkan seri flagship terbarunya: Motorola Signature.
Tidak sekadar meramaikan pasar, kehadiran perangkat ini membawa ambisi besar untuk mendefinisikan ulang standar smartphone kelas atas di tanah air.
Dalam wawancara eksklusif bersama Selular.ID, Bagus Prasetyo, Country Managing Director Motorola Indonesia, menegaskan optimisme perusahaan terhadap produk teranyar mereka.
Keunggulan Kamera: Senjata Utama Motorola Signature
Di tengah persaingan flagship yang ketat, Motorola memilih untuk bertaruh pada kualitas fotografi yang tak main-main. Bagus mengungkapkan bahwa keunggulan kamera menjadi fondasi utama kepercayaan diri mereka.
“Signature ini adalah handphone yang luar biasa dari segi kamera. Jika kita melihat acuan dari DXOMark, perangkat ini masuk ke dalam daftar sepuluh besar dengan skor yang sangat kompetitif,” jelas Bagus.
Angka tersebut bukan sekadar statistik. Bagus menyoroti kesenjangan performa yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan para kompetitor di kelas serupa. Menurutnya, sementara banyak smartphone flagship dari vendor lain harus puas berada di peringkat dua puluh hingga tiga puluh, Motorola berhasil menembus papan atas. “Ada dua perangkat kita yang masuk sepuluh besar, dan ini menjadi bekal kepercayaan diri kita,” tambahnya.
Strategi Harga: Menantang Status Quo
Selain performa kamera yang mumpuni, Motorola membawa strategi harga yang agresif. Bagus menilai bahwa konsumen Indonesia yang kian cerdas kini lebih memperhatikan nilai (value) yang didapatkan.
Motorola Signature diposisikan untuk memberikan performa premium tanpa harus menguras kantong konsumen sedalam flagship pada umumnya.
“Kita menawarkan harga yang sangat-sangat kompetitif. Saya bisa katakan, harganya 40 persen lebih terjangkau dibandingkan kompetisi yang ada saat ini di segmen flagship,” tegas Bagus.
Strategi price-to-performance ini diharapkan mampu menarik minat pengguna yang menginginkan fitur kelas atas namun tetap mengedepankan efisiensi biaya.
Portofolio Lengkap, Ambisi Tanpa Batas
Saat ditanya mengenai target penjualan, Bagus tidak menyebutkan angka secara spesifik, namun ia menekankan pada skala jangkauan. Menurutnya, Motorola kini telah memiliki ekosistem produk yang sangat komprehensif, mencakup seluruh segmen pasar.
“Targetnya? Sebanyak-banyaknya, pasti,” jawab Bagus dengan optimis. “Jika ditanya apakah lini produk kita sudah lengkap, jawabannya betul. Dari yang terjangkau hingga kelas flagship pun sudah tersedia. Kita sudah meng-cover semuanya.”
Dengan menggabungkan performa kamera yang diakui secara global, strategi harga yang jauh lebih terjangkau, serta portofolio produk yang lengkap, Motorola Signature kini menjadi ancaman nyata bagi para pemain lama di pasar flagship Indonesia.
Apakah gebrakan ini akan menjadi titik balik kembalinya kejayaan Motorola di tanah air? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti: konsumen Indonesia kini memiliki pilihan baru yang jauh lebih menantang.



















































