Jakarta, CNN Indonesia --
Akademisi mendukung imbauan Presiden Prabowo Subianto untuk bijak menggunakan energi di tengah konflik timur tengah saat ini. Selain hemat energi, wacana untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH) juga mulai diseriusi.
"Saya kira bisa kita kaji masalah ini, saya kira kita harus upaya lakukan penghematan," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3).
Prabowo menyampaikan Indonesia tidak boleh lengah dan harus senantiasa mempersiapkan diri terhadap dinamika yang terjadi di Timur Tengah (Timteng).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Research Group on Energy Security for Sustainable Development Universitas Indonesia (RESSED UI) Ali Ahmudi mengatakan gerakan untuk menghemat BBM memang perlu dilakukan pemerintah.
"Jadi ya jangan boros-boros, karena situasi sedang darurat. Kalau nggak perlu-perlu amat bepergian, enggak usah," kata Ali kepada CNN Indonesia, Sabtu (14/3).
Ali mengatakan dengan bijak dalam penggunaan BBM ini, akan berdampak pula pada penggunaan subsidi BBM di APBN. Kenaikan harga BBM bakal turut meningkatkan anggaran subsidi di APBN.
Ia mengingatkan selain kebijakan hemat energi ini, rencana jangka panjang juga mesti disusun. Misalnya dengan mempercepat penggunaan energi baru terbarukan (EBT). Biodesel B50 hingga penggunaan etanol sebagai bahan bakar harus terus digenjot.
Hal senada disampaikan Peneliti kebijakan publik Institute for Development Policy and Local Partnership (IDP-LP) Riko Noviantoro.
Riko turut mengapresiasi imbauan hemat energi ini.
Ia sepakat penggunaan EBT memang diperlukan. Namun menurutnya hal itu adalah kebijakan jangka panjang.
Yang lebih subtantif saat ini menurutnya adalah budaya hemat energi yang perlu digalakkan oleh pemerintah.
"Budaya hemat ini energi ini sebenarnya sudah ada di masyarakat kita, seperti mematikan lampu dan AC yang tidak dipakai," kata Riko.
Dalam konteks saat ini menurut Riko tentunya dalam hal penghematan BBM. Masyarakat perlu dimotivasi untuk menggunakan transportasi umum atau tidak menggunakan kendaraan pribadi.
Meski bagi sebagian orang naik kendaraan umum tidak nyaman, hal ini harus terus digalakkan.
"Pemerintah memang harus memulai budaya hemat energi ini dari mula yang sifatnya individual, kelompok dan lembaga," kata Riko.
"Hal ini bisa dicontohkan oleh pejabat untuk menggunakan kendaraan umum," kata Riko.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan konsumsi BBM serta mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.
"Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita," kata Prabowo.
Ia mengakui perkembangan situasi global di kawasan Eropa dan Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga BBM.
Kenaikan harga energi tersebut dinilai dapat berdampak pada harga pangan sehingga pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah proaktif.
Prabowo mengatakan penghematan konsumsi BBM tetap perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadapi ketidakpastian global.
Stok minyak aman
Layanan Pertamina kepada masyarakat diharapkan meningkat, terlebih dengan terbentuknya Subholding Downstream per 1 Februari 2026. PT Pertamina (Persero) resmi menggabung (merger) tiga anak usaha yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi Subholding Downstream, yang dikelola PPN.
Penggabungan tiga anak usaha di sektor hilir memunculkan harapan terhadap peningkatan efisiensi operasional hingga percepatan dan pemerataan distribusi energi di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo memastikan stok minyak mentah (crude) di kilang berada dalam kondisi aman dengan level operasi normal sekitar 11-12 hari. Begitu juga dengan produksi dalam kapasitas penuh mencapai 1,1 juta barel per hari dari seluruh kilang perusahaan.
Mars Ega mengatakan persediaan tersebut merupakan bagian dari rantai pasok energi yang berjalan berkelanjutan.
"Stok crude di kilang saat ini pada kondisi normal operation. Normal operation itu di antara 11 sampai 12 hari. Nah sisanya crude ada di mana? Ada di atas kapal yang sedang menuju ke kilang. Ada juga di lokasi subholding hulu yang melakukan pengeboran," kata Mars Ega dalam Konferensi Pers Kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Senin (16/3).
Ia menegaskan jumlah tersebut bukan berarti pasokan akan habis setelah 12 hari. Sebab, suplai minyak mentah terus bergerak dalam sistem distribusi.
"Ini bukan berarti satu 12 hari terus habis. Ini satu rangkaian supply chain sebetulnya," jelasnya.
Untuk memastikan pasokan minyak mentah tetap terjamin, pemerintah juga memberikan dukungan dengan memprioritaskan pengolahan crude dalam negeri, baik milik pemerintah maupun kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) swasta, diarahkan untuk diolah di kilang Pertamina.
Langkah tersebut dilakukan guna memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam dalam negeri sekaligus memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat Indonesia.
Untuk menjaga layanan ke masyarakat selama Lebaran 2026, Pertamina menyiagakan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran pasokan energi selama Lebaran 2026.
Satgas disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan sumber energi selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Patra Niaga memprediksi permintaan BBM akan naik 12 persen selama periode mudik dan balik lebaran 2026.
Permintaan LPG juga diprediksi naik 4 persen, avtur 2,8 persen dan kerosene 4,2 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan itu, selain menyiagakan Satgas Rafi 2026, Patra Niaga juga menyiagakan 7.885 SPBU, 6.777 pertashop, 6.662 agen LPG,757 SPBE dan 223 agen minyak tanah.
(agt/sur)
Add
as a preferred source on Google

17 hours ago
3

















































