Pemblokiran Polymarket Karena Jadikan Presiden Prabowo Subianto Bahan Taruhan

4 hours ago 1

Selular.ID – Sejumlah isu beredar jika pemerintah Indonesia blokir situs Polymarket atau web www.polymarket.com karena jadikan Presiden Prabowo Subianto sebagai bahan taruhan.

Situs asal Manhattan, Amerika Serikat ini membuat taruhan apakah Prabowo Subianto akan segera lengser dari kursi Presiden Republik Indonesia.

Bahkan Polymarket sudah mengunggah hal tersebut di media sosial X pada tanggal 21 Mei 2026 dan sudah lebih dari 2,5 juta orang yang melihat.

Dari penelusuran di Google: Polymarket adalah platform pasar prediksi (prediction market) terdesentralisasi terbesar di dunia.

Platform ini memungkinkan pengguna untuk berspekulasi dan bertaruh pada hasil peristiwa di masa nyata—seperti pemilu politik, data ekonomi, hingga hasil pertandingan olahraga—dengan membeli saham “Ya” atau “Tidak” menggunakan mata uang kripto. Profil Prabowo Subianto

Polymarket ini intinya judi online dengan obyeknya kejadian nyata.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Taruhan Polymarket baru-baru ini yang sangat terkenal adalah terkait Presiden Venezuela Nicolás Maduro kapan lengser.

Jadi, Maduro sebelum ditangkap Amerika dijadikan taruhan di polymarket.

Maduro saat menjadi Presiden Venezuela jadi bahan taruhan

Alasan Komdigi Blokir

Kementerian Komunikasi dan Digital resmi memblokir situs web www.polymarket.com.

Menurut Komdigi penghapusan ini dilakukan karena situs tersebut merupakan platform yang memfasilitasi taruhan berbasis uang atas suatu hasil atau kejadian tertentu, meskipun dikemas dengan Prediction Market di antaranya menggunakan teknologi blockchain maupun aset kripto.

“Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk judi online di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar dalam siaran media, Senin (25/5/2026).

“Aktivitas seperti Polymarket mengandung unsur taruhan uang dan spekulasi atas suatu peristiwa yang hasilnya belum pasti, sehingga bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia,” sambungnya.

Komdigi menyebut selain pemutusan akses situs, tim pengawasan saat ini tengah menelusuri seluruh akun media sosial yang terafiliasi dengan Polymarket guna dilakukan pembatasan dan pemblokiran akses secara komprehensif di berbagai platform.

Komdigi juga berpendapat bahwa tindakan pemutusan akses ini sejalan dengan yurisdiksi global.

Baca juga:

Sejumlah negara juga menerapkan tindakan serupa terhadap Polymarket maupun platform prediction market karena dinilai menyerupai praktik perjudian online.

Beberapa negara yang telah melakukan pemblokiran diantaranya Singapura, Brasil, dan India telah melakukan pemblokiran resmi terhadap Polymarket, sementara Taiwan, Thailand, China, dan Jepang juga menerapkan pembatasan akses sesuai ketentuan hukum nasional masing-masing.

Komdigi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses maupun terlibat dalam aktivitas spekulasi berbasis taruhan digital, termasuk yang menggunakan instrumen aset kripto, karena berpotensi menimbulkan kerugian finansial serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi