Jakarta -
Di tengah tren memelihara kucing ras mahal, Cinta Laura justru punya pilihan yang beda. Ia lebih jatuh hati pada kucing domestik alias kucing kampung yang menurutnya punya daya tarik tersendiri-bahkan sejak kecil.
Bukan sekadar peliharaan biasa, Cinta merawat kucing-kucingnya dengan standar tinggi. Ia memastikan kebersihan hingga kesehatan hewan kesayangannya tetap terjaga dengan baik.
"Kan kucing-kucing aku kan kucing kampung ya guys. Aku bukan tipe orang yang mencari kucing ras tertentu. Jadi kalau secara perawatan ya setiap tiga bulan ada yang datang ke rumah untuk mandiin dan gosok gigi mereka," kata Cinta saat ditemui di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan.
Tak berhenti di situ, perempuan 32 tahun itu juga sangat selektif dalam urusan kesehatan. Ia selalu membawa kucing-kucingnya ke dokter hewan terbaik, bahkan sempat dibuat terkejut dengan fasilitas rumah sakit hewan yang dinilainya sangat canggih.
"Tapi yang pasti aku selalu bawa mereka ke dokter hewan yang terbaik. Jadi kalau dokter hewan aku gak main-main. Pernah ada staf rumah aku yang bilang, 'Non, ini rumah sakit kucingnya lebih bagus daripada rumah sakit manusia'. Akupun kaget ya karena aku nggak nyangka ada rumah sakit hewan yang sebagus itu di Jakarta," ujarnya.
Soal biaya, Cinta mengaku tidak menetapkan anggaran khusus. Namun, kualitas tetap jadi prioritas utama, termasuk dalam memilih makanan.
"Gak sih, yang masuk akal aja. Aku selalu pilihkan makanan yang layak makan manusia. Aku gak kaleng-kaleng kalau pilih makanan kucing buat kucing-kucing aku. Harus human grade," ungkapnya.
Meski dimanjakan dengan perawatan terbaik, Cinta tetap ingin kucing-kucingnya tidak kehilangan naluri alaminya sebagai kucing domestik.
"Dan lagi-lagi mereka kan kucing domestik, kalau bahasa awamnya kucing kampung. Jadi ya mereka harus tahu tough-nya dunia jugalah, jangan terlalu manja," tambahnya.
Saat ini, ia memiliki dua kucing di rumah yang dianggap seperti anak sendiri, yakni Pipo dan Spiky. Sementara satu kucing bernama Ramona dipindahkan ke kantor karena dianggap "durhaka", dan kini ditemani oleh Midnight.
Cinta juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak sembarangan mengadopsi kucing. Ia mengaku selalu mengandalkan koneksi batin saat memilih.
"Aku merasa biasanya kucing-kucing yang aku pilih memang ada koneksi batin gitu. Aku melihat mereka tiba-tiba kayak 'Wah, aku harus mengangkat mereka menjadi anak'. Jadi gak asal, harus ada connection-nya," katanya.
Baginya, merawat kucing bukan sekadar hobi, tapi juga bentuk komitmen dan kasih sayang. Bahkan, ia punya pendekatan khusus agar kucing-kucingnya bisa loyal kepadanya.
"Enam bulan pertama kucing aku berada di dunia ini, aku yang kasih makan, aku yang kasih snack. Pokoknya aku ingin mereka belajar bahwa hanya aku yang memberikan mereka kenyamanan," tutup Cinta.
(ikh/agn)
Loading ...

3 hours ago
2










































