Jakarta, CNN Indonesia --
Perjuangan Nathan Tjoe-A-On kembali lagi ke habitatnya, Eredivisie (kompetisi kasta tertinggi Belanda) akhirnya tercapai.
Willem II Tilburg, klub yang dibela Nathan dalam Eerste Divisie (kasta kedua Liga Belanda), meraih tiket promosi usai menang adu penalti atas FC Vollendam, Sabtu (23/5) atau Minggu (24/5) WIB.
Kisah Nathan dalam sejak 2023 memang tidak mudah. Usai tampil mempesona bersama Excelsior dalam Eredivisie, Nathan dipinang klub kasta kedua Inggris (Championship), Swansea City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pindah ke Inggris dengan harapan bisa mencapai tahapan baru, Nathan malah tersingkir. Ia kurang mendapat kepercayaan tampil sehingga sempat dipinjamkan ke Heerenven pada 2024.
Naasnya, pemain berposisi bek sayap kiri ini juga tidak mendapat kepercayaan di Heerenven. Begitu masa peminjaman selesai, Nathan memutuskan kembali ke Belanda.
Karena jam terbangnya di Inggris sangat minim, cuma sekali main dalam dua musim, tak klub Eredivise yang meminatinya. Nathan akhirnya membela Willem II di Eerste Divisie.
Bersama klub kasta kedua ini Nathan menyusun kembali kepingan kariernya yang retak. Kepercayaan dirinya perlahan tapi past juga meningkat. Ia kembali rutin jadi pilihan utama.
Saat performanya sudah stabil, bahkan menanjak, badai datang. Muncul pasport gate yang membuatnya tidak bisa membela klub hingga ada putusan pengadilan.
Hal ini sedikit banyak mengganggu psikologi. Namun Nathan tetap fokus. Begitu persoalan ini rampung, ia kembali masuk susunan utama tim. Willem II berada di peringkat ketiga.
Hal ini membuat Willem harus menjalani laga play-off promosi ke kasta tertinggi. Dalam enam pertandingan play-off, Nathan selalu jadi pilihan utama Willem II.
Saat final play-off, melawan Volendam, Willem II sempat kalah di kandang pada leg pertama. Namun pada leg kedua bisa disamakan, sehingga dilanjutkan dengan adu penalti.
Dalam laga leg kedua ini Nathan tampil 106 menit sebagai bek kiri. Ia diganti pada awal babak kedua tambahan waktu. Kendati demikian nilai Nathan terbilang memuaskan.
Sejumlah badan statistik memberi pemain 24 tahun ini nilai 6,7 hingga 6,3. Dari awal musim hingga akhir musim ini Nathan menjadi salah satu pemain yang performanya paling stabil.
Dengan promosinya Willem II ke Eredivisie 2026/2027, Nathan kembali ke habitatnya di kasta tertinggi Liga Belanda. Perjuangan Nathan pada musim ini berakhir dengan manis.
(abs/sry)
Add
as a preferred source on Google

18 hours ago
4

















































