Pertamina Siagakan 200 Mobil Tangki BBM di SPBU Jalur Mudik

12 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina Patra Niaga (Persero) menyiagakan sekitar 200 unit mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah titik strategis selama periode mudik Lebaran 2026. Tujuannya untuk memastikan kebutuhan energi pemudik terjamin aman.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan mobil tangki tersebut ditempatkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi serta potensi kemacetan, terutama di jalur tol dan kawasan wisata.

"Ada sekitar 200 unit mobil storage standby di beberapa titik. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan khususnya di jalan tol," ujar Eko dalam Konferensi Pers Kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Senin (16/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, mobil tangki siaga disiapkan agar pasokan BBM dapat segera ditambah apabila stok di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menipis di tengah lonjakan konsumsi. Setiap titik disiagakan minimal satu mobil tangki selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

"Kita siapkan beberapa titik mobil tangki siaga yang sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan gejolak demand, kita sudah menyiapkan mobil tangki untuk bisa build up stock di SPBU ataupun lembaga penyalur lainnya," ujarnya.

Selain mobil tangki, perseroan juga menyediakan layanan tambahan berupa BBM modular dan kios Pertamina siaga untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur Lebaran.

Perusahaan minyak pelat merah ini memperkirakan konsumsi energi selama masa mudik akan mengalami perubahan dibandingkan rata-rata harian normal. Permintaan BBM jenis gasoline diproyeksikan meningkat sekitar 12 persen.

Sementara itu, konsumsi gasoil seperti solar, biosolar, dan dexlite diperkirakan turun sekitar 14,5 persen. Penurunan ini dipengaruhi kebijakan pembatasan transportasi barang yang diterapkan oleh Kementerian Perhubungan bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Ini juga menurunkan konsumsi BBM biosolar untuk sektor logistik," jelas Eko.

Kebutuhan energi lain juga diprediksi meningkat. Konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 4-5 persen.

Sementara bahan bakar pesawat atau avtur diproyeksikan meningkat 2,8 persen seiring bertambahnya penerbangan tambahan dari maskapai di berbagai bandara besar.

Adapun konsumsi minyak tanah atau kerosin diperkirakan naik sekitar 4,2 persen, terutama karena masih banyak digunakan masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur.

Serambi MyPertamina

Pertamina juga kembali menghadirkan tempat istirahat bagi pemudik yang disebut Serambi MyPertamina yang hadir di 43 titik. Salah satunya di Rest Area Km57 Tol Jakarta-Cikampek.

Di Serambi ini masyarakat bisa menikmati istirahat gratis sambil memanjakan diri. Sebab, disediakan mesin pijat, mushola hingga ruang laktasi secara gratis hanya dengan syarat mendaftar melalui aplikasi MyPertamina.

"Jadi ini bagian yang kami siapkan untuk kepentingan menyediakan layanan kepada konsumen, pelanggan, dan masyarakat Indonesia. Supaya lebih nyaman pada saat beraktivitas mudik maupun pada saat arus balik," terang Eko.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi