Polemik Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru, Rismon Sianipar Minta Maaf ke Gibran dan Akui Ijazah Jokowi Asli

4 hours ago 1
Rismon Sianipar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan terbaru peneliti dan ahli forensik digital Rismon Sianipar soal polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi babak baru yang mengejutkan dalam isu yang selama ini memicu perdebatan panjang di ruang publik.

Setelah sebelumnya dikenal sebagai salah satu sosok yang lantang mempertanyakan keaslian dokumen pendidikan keduanya, Rismon kini justru menyatakan bahwa ijazah Jokowi dan Gibran adalah asli berdasarkan kajian lanjutan yang ia lakukan dalam tiga bulan terakhir.

Perubahan sikap ini disampaikan usai pertemuannya dengan Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Rismon menyebut kesimpulan barunya lahir dari penelitian tambahan yang menurutnya lebih mendalam dibandingkan dua karya sebelumnya, yakni Jokowi’s White Paper dan Gibran End Game.

Dua buku tersebut sebelumnya dikenal luas karena memuat narasi yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi dan Gibran.

Kini, melalui pernyataan terbuka, Rismon justru membantah temuannya sendiri dan menegaskan bahwa hasil kajian terbarunya menunjukkan dokumen tersebut otentik.

Langkah ini langsung menjadi sorotan karena tidak hanya membalik arah perdebatan, tetapi juga berpotensi memengaruhi persepsi publik atas polemik yang selama ini bergulir cukup panas.

Dalam keterangannya, Rismon secara tegas menyebut hasil kajiannya mengarah pada kesimpulan bahwa ijazah Presiden Jokowi dan Gibran asli.

“Iya, asli. Karena apa? Dengan kajian saya, makanya saya bilang, 'truth hurts'. Kebenaran itu menyakitkan. Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya dan lebih jujur," kata Rismon.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi