Puncak Arus Mudik Daop 8 Surabaya: 50 Ribu Penumpang Padati Stasiun

13 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Puncak arus mudik Lebaran Idulfitri 2026 di sejumlah stasiun PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya dilaporkan terjadi hari ini, Rabu (18/3). Setidaknya ada lebih dari 50 ribu penumpang berangkat dan tiba dalam satu hari.

Berdasarkan data sementara hari ini sebanyak 50.814 penumpang mudik menggunakan kereta. Jumlah tersebut terdiri dari 28.391 penumpang berangkat dan 22.423 penumpang datang. Angka ini masih berpotensi meningkat seiring dengan berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari.

"Hari ini kami proyeksikan sebagai puncak arus mudik di wilayah Daop 8 Surabaya, dengan lebih dari 50 ribu pelanggan yang dilayani," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga stasiun wilayah Daop 8 dengan volume penumpang tertinggi pada hari ini yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan 16.351 penumpang (10.423 naik dan 5.928 turun).

Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 15.888 penumpang (9.050 naik dan 6.838 turun), kemudian Stasiun Malang dengan 7.343 penumpang (3.888 naik dan 3.455 turun). Ketiga stasiun tersebut menjadi simpul utama pergerakan pelanggan di wilayah Daop 8 selama masa angkutan Lebaran.

"Secara kumulatif, selama periode masa Angkutan Lebaran 2026 pada 11 hingga 18 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 284.308 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 184.838 penumpang berangkat dan 153.343 penumpang datang," ujar Mahendro.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga Rabu (18/3) tercatat telah mencapai 402.510 tiket atau sekitar 72 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk.

Penjualan ini merupakan akumulasi untuk periode keberangkatan 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), dan diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

"KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak mepet dengan waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta," ucap Mahendro.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal perjalanan apabila jadwal favorit telah mendekati penuh, serta memanfaatkan layanan perjalanan lanjutan atau connecting train untuk mendapatkan fleksibilitas waktu dan rute perjalanan.

(frd/har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi