Qatar Ultimatum Pemain: Kembali atau Kalian Tidak Akan Digaji

11 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas sepak bola Qatar disebut mengultimatum pemain yang berlaga di Liga Qatar untuk kembali karena kompetisi akan kembali.

Rencananya kompetisi kasta tertinggi sepak bola di kawasan Teluk tersebut, Qatar Stars League akan kembali bergulir akhir pekan ini. Tiga pertandingan awal akan coba dilangsungkan.

Masalahnya, belum semua pemain kembali bergaung dengan klub. Saat perang di Asia Baret berkecamuk, seusai Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, sejumlah pemain pergi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain-pemain ini meninggalkan Qatar karena kompetisi dihentikan tanpa batas waktu. Apalagi AFC juga menunda pertandingan leg pertama Liga Champions Asia Elite dan Two.

Beberapa pemain yang 'kabur' dari Qatar adalah Joselu dan Javi Martines. Joselu adalah mantan pemain Real Madrid yang membela Al Gharafa dan Javi Eks Mayern Munich di Qatar SC.

Kini, pemain-pemain seperti Joselu dan Martinez segera datang kembali ke Qatar dan bergabung dengan klubnya masing-masing. Qatar ingin menjamin wilayahnya aman.

"Anda harus kembali ke Qatar atau Anda tidak akan digaji," tulis media Spanyol, AS, terkait bunyi ultimatum otoritas Qatar kepada para pemain yang masih di luar wilayah Qatar.

Saat ini memang belum ada pernyataan resmi dari operator kompetisi sepak bola Qatar, tetapi para pemain sudah dihubungi. Mereka diminta segera kembali ke Qatar secepat mungkin.

Saat ini situasi di Asia Barat masih hangat. Perang masih berlangsung antara AS-Israel dengan Iran. Namun intensitasnya menurun. Serangan ke negara lainnya juga tidak seperti sebelumnya.

Kini penerbangan dari dan ke Qatar juga mulai dibuka. Kendati belum normal, aktivitas penerbangan sudah jauh lebih baik dibanding pekan-pekan pertama perang. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/jal)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi