RI Masih Hujan Sampai Akhir Maret, Kapan Musim Kemarau di Indonesia?

9 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah Indonesia diprakirakan masih akan dilanda hujan hingga akhir Maret 2026, sebelum akhirnya nanti memasuki musim kemarau. Simak prediksinya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap dalam sepekan ke depan kondisi cuaca di Tanah Air masih dipengaruhi dinamika atmosfer skala global dan lokal. Hasil analisis menunjukkan nilai SOI yang teramati sebesar +14.2, yang menunjukkan La Nina lemah, sehingga berpengaruh dalam peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analisis regional berdasarkan anomali OLR, MJO, dan aktivitas gelombang ekuator juga mengindikasikan kecenderungan peningkatan aktivitas konvektif, terutama di wilayah Sumatra bagian utara, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Pesisir Timur Sulawesi, Laut Banda, Laut Arafuru, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Laut Timor, Laut Maluku, Laut Seram, Maluku, dan sebagian besar Pulau Papua.

Menurut BMKG peningkatan aktivitas konvektif tersebut diprakirakan diperkuat oleh aktifnya MJO secara spasial pada 27-28 Maret 2026, gangguan fenomena MJO secara spasial diprakirakan aktif di wilayah Samudera Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Laut Arafuru, sebagian besar Pulau
Papua dan Perairan utara utara Papua.

"Kombinasi fenomena tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan curah hujan, terutama di beberapa wilayah perairan dan daratan Indonesia," kata BMKG dalam keterangan di laman resminya, Kamis (26/3).

Siklon Tropis Narelle yang terpantau aktif kembali di Samudra Hindia barat laut Australia turut memberikan pengaruh tidak langsung terhadap dinamika atmosfer di
Indonesia, terutama meningkatkan potensi curah hujan sedang-lebat di wilayah Banten, Daerah Khusus Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu, sirkulasi siklonik diprakirakan muncul di Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Banten, Papua bagian Selatan.

Pada periode 27-30 Maret, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Menurut BMKG perlu diwaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di sejumlah wilayah.

Jelang kemarau

BMKG sebelumnya memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal di sebagian besar wilayah Indonesia.

Awal musim kemarau di sejumlah daerah diprakirakan maju dibandingkan rerata klimatologis 30 tahun terakhir (1991-2020). Kondisi ini juga berpotensi membuat durasi musim kemarau menjadi lebih panjang.

BMKG memprakirakan musim kemarau mulai berlangsung pada April 2026 di 114 ZOM atau sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia. Wilayah yang diperkirakan lebih dulu memasuki musim kemarau antara lain pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara.

Kemudian pada Mei 2026, sebanyak 184 zona musim atau 26,3 persen wilayah diprediksi mulai memasuki musim kemarau. Selanjutnya pada Juni 2026, sebanyak 163 zona musim atau sekitar 23,3 persen wilayah akan menyusul mengalami kemarau.

Pergerakan awal musim kemarau diprakirakan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara, kemudian bergerak ke arah barat secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya.

 Fakta-fakta Fenomena 'Godzilla' El NinoFakta-fakta Fenomena 'Godzilla' El Nino (Foto: CNN Indonesia/ Firly Ariady)

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi