Rusia Incar Kemungkinan Kerja Sama Program Antariksa dengan Indonesia

18 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia dan Belarus mengungkapkan ketertarikan untuk dengan Indonesia dalam pembangunan infrastruktur antariksa dan eksplorasi ruang angkasa.

Hal itu disampaikan Duta Besar Rusia, Sergei Tolchenov, dan Duta Besar Belarus Raman Ramanouski saat meletakkan karangan bunga di Monumen Yuri Gagarin di Taman Mataram, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tolchenov mengatakan Rusia memiliki banyak pengalaman dalam pembangunan infrastruktur antariksa.

"Kami sekarang sedang membangun landasan peluncuran baru di Timur Jauh Rusia (Russia Far East). Jadi, itu berarti kami memiliki banyak keterampilan, pengalaman, dan kami siap bekerja sama," kata  Tolchenov seperti dikutip dari Antara.

Menurut Tolchenov, saat ini Rusia sedang bernegosiasi dengan Pemerintah Indonesia terkait pembangunan infrastruktur tersebut.

Dia pun berharap negosiasi tersebut berlangsung konstruktif, sehingga Rusia dapat melihat apa yang mereka bisa lakukan untuk Indonesia.

[Gambas:Youtube]

Senada dengan Rusia, Dubes Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski menyatakan pihaknya juga membuka potensi kerja sama dengan Indonesia dalam bidang eksplorasi ruang angkasa.

Menurut Ramanouski, eksplorasi ruang angkasa merupakan bidang kerja sama yang sangat menjanjikan bagi Indonesia dan Belarus.

"Belarus memiliki satelit sendiri yang juga mencakup wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan kami sangat menantikan dan terbuka untuk bekerja sama dengan Indonesia di bidang eksplorasi ruang angkasa," kata Ramanouski.

Program antariksa Indonesia

Sebagai informasi, Indonesia telah lama menjajaki Pulau Biak untuk menjadi tempat peluncuran satelit komunikasi yang diperlukan bangsa ini. Selain itu, RI membuka kemungkinan bagi negara lain untuk memanfaatkan pulau tersebut sebagai tempat peluncuran satelit.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berupaya mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Pulau Biak, Papua, untuk mewujudkan kemandirian akses antariksa serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Pembangunan Bandar Antariksa Indonesia memiliki dasar hukum antara lain Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2017 tentang Rencana Induk Penyelenggaraan Keantariksaan 2016-2040, serta Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penguasaan Teknologi Keantariksaan yang menekankan aspek technology safeguard.

Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Anugerah Widiyanto mengatakan kajian pembangunan Bandar Antariksa di Biak telah dilakukan sejak tahun 1990 dan perlu dimutakhirkan sesuai perkembangan teknologi, kebutuhan nasional, serta kondisi lingkungan terkini.

Pulau Biak memiliki keunggulan geografis karena berada dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga memberikan efisiensi energi dan biaya peluncuran roket ke orbit rendah bumi (LEO).

Selain itu, meningkatnya ekonomi antariksa global membuka peluang besar bagi Indonesia untuk berperan lebih aktif dalam industri peluncuran dan jasa antariksa.

Kedutaan Besar Rusia mengadakan acara peletakan karangan bunga di Monumen Yuri Gagarin dalam rangka memperingati Hari Kosmonautika, yang diperingati setiap 12 April. Hari Kosmonautika itu digelar untuk mengenang penerbangan pertama manusia ke luar angkasa oleh Yuri Gagarin.

Hari Kosmonautika juga diperingati sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian bersejarah umat manusia dalam penjelajahan ruang angkasa.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Duta Besar Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov, Duta Besar Armenia untuk Indonesia Serob Bejanyan, Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski, Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Serzhan Abdykarimov, serta Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov.

Patung Yuri Gagarin--kosmonaut pertama Rusia (dulu Uni Soviet)--di Taman Mataram berdiri tegap menghadap ke Jalan Sisingamaraja, Kebayoran Baru.

Patung itu diresmikan Kemenlu RI, Kedubes Rusia, dan Pemprov DKI sebagai hadiah hubungan bilateral Indonesia-Rusia ke-70 tahun dan persahabatan Kota Jakarta-Moskow pada Maret 2021.

(antara/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi