Jakarta, CNN Indonesia --
Induk organisasi sepak bola dunia (FIFA) telah menjatuhkan sanksi ke Israel. Namun, sanksi ini lebih ringan dari permintaan Israel.
Sanksi yang akhirnya dijatuhkan FIFA ke Israel ini dilatarbelakangi laporan Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA). Ada sejumlah aduan yang dilakukan oleh PFA dalam proposal mereka pada Mei 2024 dengan maksud agar Israel dibekukan oleh FIFA.
Palestina ingin Israel dibekukan terkait serangan yang terjadi di Gaza. Palestina juga menyebut Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) terlibat dalam pelanggaran hukum internasional oleh pemerintah Israel, diskriminasi terhadap pemain Arab, hingga memasukkan klub-klub yang berada di teritori Palestina ke Liga Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika itu, Israel menolak semua tuduhan yang diadukan oleh Palestina. Hal ini yang kemudian membuat FIFA memberikan mandat kepada Komite Disiplin FIFA untuk meninjau aduan-aduan yang ada.
Hampir dua tahun berlalu, FIFA akhirnya mengeluarkan keputusan mereka soal Israel. Namun, permintaan Palestina agar Israel dibekukan tidak terjadi.
Dalam putusannya, FIFA menyatakan bahwa IFA telah melakukan sejumlah pelanggaran sebagai anggota. Pelanggaran itu mencakup pasal 13 (perilaku ofensif dan pelanggaran terhadap prinsip fair play dan pasal 15 (diskriminasi dan perilaku rasial) dalam Kode Disiplin FIFA.
Ada tiga sanksi yang diberikan FIFA kepada IFA. Mulai dari keharusan membayar 150 ribu france atau sekitar Rp3,2 miliar, peringatan atas tindak-tanduk IFA, lalu diminta untuk mengkampanyekan pesan antidiskriminasi secara visual.
Israel diharuskan menampilkan spanduk besar bertuliskan 'Football Unites the World - No to Discrimination" yang letaknya berdampingan dengan logo IFA dalam tiga pertandingan resmi FIFA kategori A di kandang.
Israel juga diminta untuk mengalokasikan sepertiga dari denda Rp3,2 miliar guna membiayai rencana komprehensif pencegahan diskriminasi dalam waktu 60 hari.
(jal)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
5
















































