CNN Indonesia
Sabtu, 21 Mar 2026 18:50 WIB
Ilustrasi. Selain memengaruhi rasa dan tekstur, masakan bersantan yang dipanaskan berulang kali bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu. (cegoh/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sering kali kita memanaskan ulang makanan, termasuk yang bersantan supaya lebih nikmat ketika disantap selagi hangat. Namun, santan yang dipanaskan apakah berbahaya?
Pada momen Lebaran, kebanyakan orang akan membuat hidangan bersantan dalam jumlah banyak. Porsi yang besar sering kali membuat makanan tidak habis, sehingga berujung makanan akan disimpan lalu dipanaskan ulang supaya tidak mubazir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahaya santan dipanaskan berulang kali
Banyak orang bertanya, santan yang dipanaskan apakah berbahaya? Sejatinya, makanan berbahan santan tidak boleh terlalu sering dipanaskan. Ini beberapa alasannya:
1. Mengubah jadi lemak jenuh
Sebenarnya santan sendiri tidak mengandung kolesterol, tetapi asam lemak dan trigliserida yang dapat dibakar tubuh.
Namun santan justru akan jadi masalah ketika diolah dalam waktu lama dan dihangatkan berkali-kali. Proses ini akan membuat lemak yang terkandung dalam santan berubah menjadi lemak jenuh.
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL (lemak jahat) dalam tubuh. Tingginya LDL dalam darah mengakibatkan penumpukan lemak di pembuluh darah dan berpotensi menyumbat aliran darah ke jantung juga otak.
2. Meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke
Lemak jenuh yang meningkatkan kadar LDL, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke. Akan lebih bagus jika lemak baik pada santan tak hilang.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari memasak atau mengolah santan hingga mendidih. Idealnya, konsumsi santan yang dimasak mendidih hanya diperbolehkan sekali dalam seminggu dengan tetap membatasi makanan bersantan lainnya.
3. Berkurangnya nutrisi dalam santan
Terlalu sering memanaskan santan akan membuat beberapa vitamin dan lemak sehat di dalamnya rusak. Itulah mengapa santan yang dipanaskan berulang kali tidak dianjurkan.
4. Tekstur berubah
Ketika santan dipanaskan berulang kali, teksturnya akan berubah. Santan menjadi pecah dan terasa berminyak. Sebaiknya, hindari memasak atau mengolah santan hingga mendidih.
5. Rasa tidak enak
Pemanasan berulang bisa membuat rasa santan berubah menjadi kurang segar. Bahkan, santan menjadi tengik dan tidak nikmat lagi untuk dimakan.
Demikian penjelasan mengenai bahaya santan yang dipanaskan berulang kali. Semoga bermanfaat!
(glo/rti)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1

















































