Jakarta -
Media sosial Korea Selatan mendadak heboh setelah aktor Jeong Yoon Min mengunggah foto bersama Brad Pitt.
Banyak netizen sempat percaya bintang Hollywood tersebut benar-benar datang ke Korea Selatan secara diam-diam.
Kontroversi bermula dari unggahan Instagram Jeong Yoon Min pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam foto tersebut, ia tampak berdiri bersama Brad Pitt sambil tersenyum di kawasan Bukchon Hanok Village, salah satu lokasi wisata paling populer di Seoul.
"Luar biasa, aku bertemu dengan Brad Pitt di gang Bukchon," tulis Jeong Yoon Min dalam caption unggahannya.
Karena foto terlihat sangat realistis, banyak orang langsung percaya bahwa Brad Pitt sedang berada di Korea Selatan.
Apalagi latar rumah tradisional Korea di Bukchon membuat gambar tersebut terlihat meyakinkan.
Unggahan itu pun cepat viral dan menjadi bahan pemberitaan berbagai media hiburan Korea.
Publik mulai bertanya-tanya alasan kedatangan Brad Pitt karena tidak ada agenda resmi ataupun promosi film yang diumumkan.
Netizen kemudian mulai curiga setelah tidak ditemukan dokumentasi lain terkait keberadaan Brad Pitt di Korea Selatan.
Kolom komentar Instagram Jeong Yoon Min pun dipenuhi pertanyaan mengenai keaslian foto tersebut.
Diketahui, Brad Pitt terakhir kali datang ke Korea Selatan pada tahun 2022 untuk mempromosikan film Bullet Train.
Setelah dua hari menjadi perbincangan panas, Jeong Yoon Min akhirnya buka suara.
Ia mengakui bahwa foto tersebut sebenarnya merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.
"Aku mengunggah klarifikasi ini karena banyak orang bertanya apakah Brad Pitt mengunjungi Korea Selatan setelah melihat foto-fotonya di Bukchon. Singkatnya, ini adalah foto yang dihasilkan AI," tulisnya.
Bintang drakor Madame Antoine: The Love Therapist dan Vagabond ini juga langsung menghapus unggahan kontroversial tersebut dari akun Instagram pribadinya, @zzang_0809.
Aktor yang dikenal lewat drama Madame Antoine: The Love Therapist dan Legal High itu mengaku awalnya hanya ingin menunjukkan betapa mengerikannya perkembangan teknologi AI saat ini.
"Aku sendiri takut AI dapat menciptakan orang dan latar belakang yang terlihat nyata dan presisi seperti itu, jadi aku hanya membagikannya dengan santai untuk meningkatkan kesadaran," jelasnya.
Ia bahkan menambahkan beberapa hashtag seperti #AIHorror dan #DuniaYangBenarBenarMenakutkan dalam klarifikasinya.
Meski begitu, banyak netizen tetap mengkritik tindakannya karena dianggap berpotensi menyebarkan hoaks.
Sebagai figur publik, Jeong Yoon Min dinilai seharusnya lebih berhati-hati saat mengunggah konten berbasis AI yang bisa menyesatkan publik.
Kasus ini kembali memicu kekhawatiran soal semakin sulitnya membedakan foto asli dan hasil rekayasa AI di era digital saat ini.
(ikh/ikh)
Loading ...

2 hours ago
2

















































