Selular.id – Tak lama setelah nama resmi chipset flagship Qualcomm terungkap, bocoran spesifikasi Snapdragon 8 Elite Gen 5 kini mulai bermunculan. Sebuah rumor terbaru mengungkap detail peningkatan performa yang cukup signifikan, termasuk lonjakan skor AnTuTu hingga 50 persen dibandingkan pendahulunya, Snapdragon 8 Elite.
Menurut tipster Digital Chat Station di Weibo, Snapdragon 8 Elite Gen 5 akan mempertahankan konfigurasi kluster CPU ‘2 + 6’ seperti seri sebelumnya. Namun, ada peningkatan pada kecepatan clock, di mana core performa mencapai 4,74GHz pada versi yang diuji di Galaxy S26 Edge, lebih tinggi dari clock default 4,61GHz. Sementara itu, core efisiensi dikunci pada frekuensi 3,63GHz.
Perubahan ini didukung oleh proses manufaktur 3nm generasi ketiga dari TSMC, yang memungkinkan Qualcomm meningkatkan frekuensi dengan lebih leluasa. Selain CPU, GPU Adreno 840 juga disebutkan memiliki clock speed default 1,20GHz, sedikit lebih tinggi dari Adreno 830 yang berjalan pada 1,10GHz.
Yang paling menarik adalah klaim skor AnTuTu Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang disebut mencapai lebih dari 4 juta poin. Sebagai perbandingan, Snapdragon 8 Elite pada REDMAGIC 10 Pro mencetak skor sekitar 2,6 juta. Jika klaim ini akurat, peningkatannya benar-benar mencapai 50 persen, sebuah lompatan yang patut diperhitungkan.
Qualcomm dikabarkan akan meluncurkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 secara resmi dalam Snapdragon Summit yang digelar pada 23 September mendatang. Acara ini diharapkan dapat menjawab semua spekulasi dan memberikan konfirmasi resmi terkait performa chipset anyarnya.
Menariknya, Samsung disebut-sebut akan menjadi brand pertama yang meluncurkan smartphone dengan chipset terbaru ini, berkat kesepakatan eksklusif dengan Qualcomm. Galaxy S26 series diprediksi akan menjadi perangkat pertama yang mengusung Snapdragon 8 Elite Gen 5, memberikan keunggulan performa yang signifikan dibandingkan pesaingnya.
Sebelumnya, Qualcomm sempat dikabarkan akan mengubah nama Snapdragon 8 Elite Gen 2 menjadi Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang kemudian dikonfirmasi melalui bocoran-bocoran terbaru. Perubahan nama ini diduga merupakan bagian dari strategi branding baru perusahaan.
Dengan hadirnya Snapdragon 8 Elite Gen 5, persaingan chipset flagship semakin panas. Sebelumnya, MediaTek Dimensity 9500 disebut kalah telak dari Snapdragon 8 Elite Gen 2 dalam berbagai tes benchmark. Kini, Qualcomm kembali meningkatkan level persaingan dengan generasi terbarunya.
Meski demikian, performa akhir tentu tidak hanya bergantung pada angka benchmark. Optimasi perangkat lunak, efisiensi daya, dan stabilitas thermal juga menjadi faktor penentu pengalaman pengguna. Snapdragon Summit nanti akan menjadi momen penting untuk melihat sejauh mana klaim-klaim ini dapat diwujudkan dalam produk nyata.
Perkembangan ini juga menunjukkan betapa cepatnya evolusi teknologi mobile. Dalam waktu singkat, Qualcomm berhasil menghadirkan peningkatan signifikan, baik dari segi CPU, GPU, maupun efisiensi secara keseluruhan. Para penggemar teknologi tentu menantikan kehadiran perangkat dengan chipset terbaru ini di pasaran.